CitraLand Surabaya berencana terus menambah fasilitas komersial, termasuk untuk sektor kuliner atau food and beverage (F&B). Rencana ini didorong oleh perkembangan kawasan tersebut yang dinilai telah menjadi salah satu destinasi kuliner di Surabaya, sehingga menarik minat pelaku usaha untuk membuka gerai.
Direktur Ciputra Group, Lauw Hendra, mengatakan permintaan untuk membuka bisnis kuliner di CitraLand Surabaya cukup tinggi. Menurutnya, bertambahnya pilihan kuliner tidak hanya memberi lebih banyak alternatif bagi warga dan masyarakat, tetapi juga berpotensi meningkatkan nilai investasi kawasan.
“Saat ini CitraLand sudah jadi destinasi kuliner. Imbasnya komersial lainnya juga ikut ramai sehingga nilai investasinya akan semakin meningkat,” ujar Hendra, Selasa (2/9).
Seiring tren tersebut, pengembang berencana membuka zona khusus kuliner baru selain G-Walk. Hendra menyebut lahan yang masih dapat dikembangkan tergolong besar, sehingga diharapkan mampu menampung berbagai pelaku usaha, baik brand besar maupun menengah.
Selain menyiapkan area baru, CitraLand Surabaya juga berencana memperbanyak tenant-mix, terutama untuk kuliner dengan brand besar dan menengah. Hendra menilai langkah ini tidak selalu berdampak langsung pada penjualan, namun dapat meningkatkan daya tarik kawasan bagi calon pembeli rumah.
“Kalau mereka pingin punya rumah, salah satu pertimbangannya banyaknya fasilitas yang disiapkan termasuk komersial. Dan banyaknya kuliner yang masuk akan mengundang komersial lainnya dan menciptakan keramaian. Sehingga harga properti juga ikut naik,” ujarnya.
Sementara itu, Owner Crab n Co, Jimmy Irawan, menilai potensi bisnis F&B di Surabaya masih besar karena daya beli masyarakat yang dinilai tinggi. Namun, ia menekankan bisnis kuliner akan lebih kuat bertahan jika memiliki spesifikasi menu yang jelas.
Atas pertimbangan tersebut, Jimmy membuka Crab n Co di CitraLand Surabaya dengan menu utama kepiting. Ia menjelaskan, bisnis tersebut sebelumnya dijalankan secara online sejak pandemi 2020. Setelah melihat perkembangan yang baik, ia memutuskan membuka restoran.
“Ini restaurant Crab n Co pertama di Surabaya. Tapi kami sudah jalani secara online sejak 2020. Crab n Co sukses menarik konsumen. Bahkan mencatat rekor sebagai brand kuliner berbasis online yang meraih penjualan tertinggi di banyak event bazar kuliner,” ujar Jimmy.
Jimmy memilih lokasi di CitraLand Surabaya karena kawasan Surabaya Barat dinilai mengalami pertumbuhan pesat dan memiliki potensi pasar yang besar. Ia menyebut, saat bisnis masih berjalan secara online, mayoritas konsumennya berasal dari Surabaya Barat.
Dengan kehadiran gerai di CitraLand Surabaya, Jimmy berharap dapat lebih dekat dengan konsumen. Crab n Co menawarkan sejumlah menu kepiting seperti Caramelized Butter Crab dan Singapore Crab, serta berbagai varian steak dan pasta.

