Cek Fakta: Kabar Demo Pelajar STM se-Jabodetabek di DPR pada 7 Oktober 2020 Disebut Hoaks

Cek Fakta: Kabar Demo Pelajar STM se-Jabodetabek di DPR pada 7 Oktober 2020 Disebut Hoaks

Beredar di media sosial sebuah unggahan yang menyerukan aksi unjuk rasa pelajar STM se-Jabodetabek di Gedung DPR, Jakarta, pada Rabu, 7 Oktober 2020. Dalam unggahan tersebut tercantum ajakan berkumpul pada pukul 13.00 dengan tagar penolakan terhadap Omnibus Law.

Berdasarkan penelusuran, informasi mengenai rencana aksi unjuk rasa pelajar STM di Gedung DPR itu dinyatakan tidak benar. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menyebut kabar tersebut hoaks dan memastikan situasi di sekitar Gedung DPR dalam kondisi aman dan kondusif.

Meski demikian, kepolisian menyatakan tetap melakukan pengamanan di sekitar DPR sebagai langkah antisipasi. Personel gabungan dari Polda, Polres, hingga TNI disebut tetap bersiaga di lapangan.

Pada hari yang sama, kepolisian mengamankan 39 orang dari sejumlah kawasan di DKI Jakarta. Menurut Yusri, sebagian besar dari mereka terindikasi berstatus pelajar SMA dan STM, sementara sebagian lainnya disebut pengangguran. Dari pemeriksaan awal terhadap telepon genggam, polisi menemukan pesan ajakan untuk berdemo di depan DPR/MPR yang diduga disebarkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab melalui media sosial.

Kepolisian menyatakan akan memberikan pemahaman agar para remaja tersebut lebih bijak merespons pesan yang beredar di media sosial. Setelah didata dan diberi edukasi, mereka direncanakan dikembalikan kepada orang tua masing-masing.

Selain itu, polisi juga mengamankan 18 remaja yang berkerumun di kawasan kolong Jembatan Semanggi sekitar pukul 11.00 WIB. Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan mereka diamankan karena dicurigai sebagai kelompok anarko dan dibawa untuk pemeriksaan serta pendataan di posko.

Dengan demikian, kabar mengenai aksi unjuk rasa pelajar STM se-Jabodetabek di Gedung DPR pada 7 Oktober 2020 dinyatakan sebagai hoaks. Meski ada pelajar yang sempat terpengaruh ajakan di media sosial, pihak kepolisian menyebut situasi di Gedung DPR tetap aman dan kondusif.