Musim hujan yang melanda banyak wilayah di Indonesia sejak akhir 2024 membuat udara terasa lebih sejuk. Namun, kondisi ini juga kerap diikuti meningkatnya risiko penyakit, karena musim hujan menjadi waktu yang disukai nyamuk untuk berkembang biak.
Sejumlah penyakit yang sering dikaitkan dengan nyamuk pada musim hujan antara lain demam berdarah dengue (DBD), chikungunya, hingga malaria. Karena itu, upaya mengusir nyamuk di rumah menjadi penting untuk membantu melindungi keluarga.
Berbagai cara bisa dilakukan tanpa harus menggunakan bahan yang mahal. Beberapa langkah sederhana dapat dimulai dari bahan dapur maupun metode lain yang mudah diterapkan di rumah.
1. Bawang putih
Bawang putih disebut memiliki unsur tertentu yang membuatnya dikenal sebagai pengusir nyamuk alami. Aroma dan rasa bawang putih yang menyengat tidak disukai nyamuk.
Untuk memanfaatkannya, bawang putih dapat dihancurkan lalu direbus dalam air. Setelah itu, larutan tersebut disemprotkan ke area sekitar rumah, termasuk ruangan yang sering digunakan keluarga.
2. Tanaman pengusir nyamuk
Meletakkan tanaman beraroma kuat seperti lavender, serai wangi, rosemary, dan kayu manis juga disebut dapat membantu mengusir nyamuk. Aroma dari tanaman-tanaman tersebut tidak disukai nyamuk, sehingga dapat membantu mengurangi keberadaan nyamuk di dalam rumah.
3. Kamper atau kapur barus
Kamper dapat digunakan karena memiliki aroma menyengat. Kamper bisa diletakkan di permukaan yang panas atau dimasukkan ke dalam air agar aromanya menyebar ke seluruh ruangan.
Penggunaan kamper perlu diperhatikan dengan memastikan benda tersebut dijauhkan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.
4. Semprotan dan krim pengusir nyamuk
Pilihan lain yang umum digunakan adalah semprotan dan krim pengusir nyamuk. Cara ini disebut sebagai salah satu metode paling mudah untuk membantu melindungi diri dari berbagai jenis nyamuk.

