BERITA TERKINI
Bupati Ciamis Dukung Kurasi Chef Halal BI untuk Dorong Kuliner Lokal ke Pasar Global

Bupati Ciamis Dukung Kurasi Chef Halal BI untuk Dorong Kuliner Lokal ke Pasar Global

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menyatakan dukungan penuh terhadap ajang Kurasi Chef Halal yang diinisiasi Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Tasikmalaya. Kegiatan ini digelar sebagai upaya menjaring talenta kuliner terbaik untuk menuju Festival Ekonomi Syariah (FESyar).

Kompetisi dan kurasi tersebut mempertemukan peracik menu dari tiga kategori utama, yakni chef profesional, chef pesantren, dan chef akademisi. Suasana persaingan juga diwarnai keterlibatan santri serta siswa Jurusan Kuliner SMKN Banjar yang menampilkan kreativitas mereka dalam mengolah hidangan bersertifikasi halal.

Agenda ini turut dikawal oleh Kepala Unit Pelaksana Pengembangan UMKM, Keuangan Inklusif, dan Syariah KPw BI Tasikmalaya, Indah Ratiwi, bersama jajaran manajemennya.

Secara teknis, kurasi di tingkat Priangan Timur berfungsi sebagai tahap penyaringan awal. Para pemenang akan dikirim sebagai delegasi resmi untuk bersaing di level regional Jawa, dengan target jangka panjang menembus panggung kuliner internasional.

Herdiat menyampaikan kebanggaannya atas terselenggaranya kolaborasi tersebut. Ia juga mengapresiasi BI Tasikmalaya yang dinilainya jeli melihat potensi hilirisasi industri halal di Ciamis.

“Alhamdulillah, momentum silaturahmi ini sangat berharga. Apresiasi setinggi-tingginya untuk Bank Indonesia Tasikmalaya atas inisiatif luar biasa dalam menggelar acara ini,” kata Herdiat.

Ia menilai kualitas masakan lokal Ciamis memiliki standar rasa kelas dunia dan perlu terus diasah, terutama oleh generasi muda yang terlibat dalam kompetisi.

“Sajian khas daerah kita punya cita rasa internasional. Ini potensi besar. Saya berharap adik-adik pelajar yang hari ini ikut berkompetisi bisa terus berkembang hingga menjadi chef profesional di masa depan,” ujarnya.

Menurut Herdiat, sektor kuliner kini telah bertransformasi menjadi salah satu pilar ekonomi yang menjanjikan. Kuliner, kata dia, tidak hanya soal kebutuhan konsumsi, tetapi juga dapat menjadi medium untuk merepresentasikan identitas serta keunggulan daerah ke tingkat yang lebih luas.

Dalam kesempatan yang sama, Herdiat menyebut Pemerintah Kabupaten Ciamis tengah mematangkan konsep Zona Khas (Kuliner Halal, Aman, dan Sehat). Program ini disiapkan melalui sinergi bersama BI, Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Jawa Barat, serta BPJPH Jawa Barat.

Jika berjalan sesuai rencana, Zona Khas tersebut akan diresmikan bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke-384 pada Juni mendatang. Proyeksi program ini disebut akan menempatkan Ciamis sebagai pemilik kawasan kuliner halal pertama di jalur non-tol se-Jawa Barat.