Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Kuningan, Hj. Ela Helayati, S.Sos., melakukan kunjungan awal ke lima kecamatan untuk memperkuat pembinaan pendidikan anak usia dini sekaligus menggencarkan program Gerakan Makan Telur dan Minum Susu (GEMA TELMISU).
Kunjungan dilakukan bersama jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kuningan dengan menyasar satuan pendidikan Taman Kanak-Kanak (TK) dan Kelompok Bermain (KB) di Kecamatan Ciniru, Garawangi, Subang, Selajambe, dan Hantara. Dalam agenda tersebut, rombongan meninjau proses pembelajaran, sarana dan prasarana, serta kondisi layanan pendidikan bagi anak usia dini. Kehadiran mereka disambut antusias oleh guru, orang tua, dan peserta didik.
Ela Helayati menyampaikan, misi utama PAUD adalah memastikan terpenuhinya layanan pendidikan yang holistik dan integratif, mencakup pendidikan, kesehatan, gizi, hingga perlindungan anak sejak usia dini. Ia juga menegaskan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak dini melalui program unggulan daerah, GEMA TELMISU.
Program GEMA TELMISU ditujukan untuk membiasakan anak-anak PAUD mengonsumsi makanan berprotein tinggi seperti telur dan minum susu secara rutin, sekaligus sebagai upaya pencegahan stunting dan gizi buruk. “Melalui GEMA TELMISU, kami ingin memastikan anak-anak mendapatkan asupan gizi yang cukup, sehingga dapat tumbuh sehat, cerdas, dan siap mengikuti jenjang pendidikan selanjutnya,” ujar Ela Helayati, Sabtu (25/4/2026).
Menurutnya, anak-anak sebagai calon pemimpin masa depan membutuhkan asupan gizi seimbang, bukan sekadar kenyang. Ia menambahkan telur dan susu mudah didapat serta terjangkau, namun dinilai memiliki manfaat besar bagi pertumbuhan otak dan fisik anak.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan, Dr. Carlan, melalui Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Dikmas Disdikbud Kabupaten Kuningan, Dicky Mahardika, S.E., M.Si., menegaskan bahwa program wajib PAUD satu tahun merupakan bagian penting dari strategi peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. Dicky menyebut pendidikan anak usia dini tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pembentukan karakter, kesehatan, serta kesiapan anak memasuki jenjang pendidikan dasar.
“Program wajib PAUD satu tahun menjadi fondasi penting dalam menyiapkan generasi yang unggul. Ketika anak mendapatkan layanan pendidikan yang baik sejak dini, ditunjang dengan pemenuhan gizi yang cukup seperti melalui GEMA TELMISU, maka kita sedang membangun masa depan Kabupaten Kuningan yang lebih baik,” kata Dicky. Ia menambahkan, program ini akan terus didorong di seluruh satuan PAUD sebagai bagian dari percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Kuningan.
Setelah kunjungan awal tersebut, Bunda PAUD bersama Disdikbud disebut akan melakukan evaluasi dan menyusun strategi agar GEMA TELMISU dapat diimplementasikan secara merata di seluruh wilayah Kabupaten Kuningan. Pendampingan teknis dan penyediaan sumber daya juga akan difasilitasi bagi lembaga PAUD yang membutuhkan.

