BERITA TERKINI
Bogor Dorong Wisata Gastronomi, Padukan Kuliner dengan Narasi Sejarah dan Budaya

Bogor Dorong Wisata Gastronomi, Padukan Kuliner dengan Narasi Sejarah dan Budaya

Kota Bogor berupaya memperkuat posisinya sebagai destinasi wisata gastronomi dengan menghadirkan pengalaman kuliner yang tidak hanya menonjolkan rasa, tetapi juga memuat makna sejarah dan budaya. Upaya ini dilakukan seiring meningkatnya minat wisatawan terhadap kuliner lokal yang dinilai autentik dan berkarakter.

Sebagai langkah awal, Bogor membentuk Forum Bogor Kota Gastronomi. Forum ini dirancang sebagai wadah kolaborasi antara pelaku industri kuliner, akademisi, pemerintah, dan masyarakat dalam mengembangkan arah wisata gastronomi di kota tersebut.

Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menilai pengembangan wisata gastronomi perlu dibarengi pembangunan narasi yang tepat agar promosi menjadi lebih menarik. “Kuliner bukan hanya soal rasa atau popularitas. Yang penting adalah narasi yang memberi makna, sehingga kuliner Bogor menjadi bagian dari identitas kota dan pengalaman budaya bagi wisatawan,” ujar Dedie, Jumat (6/2).

Ketua Forum Bogor Kota Gastronomi Haidhar Wurjanto menyebut Bogor memiliki modal kuat karena ragam makanannya serta dukungan keilmuan dari IPB University. Menurutnya, pendekatan inovasi tetap harus berpijak pada kekayaan pangan dan tradisi lokal. “Bogor tidak hanya menawarkan rasa, tetapi juga cerita di balik setiap sajian. Dengan dukungan IPB, kami ingin menghadirkan inovasi kuliner yang tetap berpijak pada kekayaan pangan dan tradisi lokal,” kata Haidhar.

Keunggulan Bogor sebagai destinasi wisata gastronomi juga didukung bahan baku khas yang telah lama digunakan, seperti buah pala, kelapa kopyor, dan talas. Bahan-bahan tersebut menjadi fondasi berbagai sajian tradisional yang hingga kini masih diminati wisatawan.

Selain bahan baku, sejumlah kuliner khas Bogor seperti Asinan Bogor, Doclang, dan Bir Kotjok telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda pada 2025. Penetapan itu dinilai memperkuat daya tarik Bogor sebagai kota dengan identitas kuliner yang kuat.

Dalam mendukung pengembangan tersebut, IPB University menyatakan kesiapan menjadi mitra strategis. IPB menyatakan siap berperan sebagai mitra sekaligus co-creator dalam membangun Bogor sebagai kota gastronomi berbasis riset dan inovasi pangan.