Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Jakarta kembali menggelar edukasi kepada masyarakat bertema “Bersama Kita Cegah Stunting dengan Pangan Aman Bergizi Seimbang”. Kegiatan ini berlangsung di GOR Johar Baru, Jakarta Pusat, Jumat (20/2/2026).
Edukasi tersebut diikuti sekitar 300 warga dari sejumlah kelurahan di Jakarta Pusat, antara lain Kelurahan Kampung Rawa, Johar Baru, Cempaka Putih Barat, dan Kemayoran. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pemenuhan gizi yang aman dan seimbang untuk mendukung tumbuh kembang anak serta kesehatan keluarga.
Stunting merupakan gangguan tumbuh kembang pada anak yang disebabkan kekurangan gizi kronis serta infeksi berulang. Anak yang mengalami stunting memiliki tinggi badan lebih pendek dari standar usianya. Kondisi ini umumnya terjadi pada periode kritis 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dan dapat berdampak pada penurunan tingkat kecerdasan anak.
Karena itu, pemenuhan pangan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman disebut menjadi kunci dalam pencegahan stunting.
Kepala BBPOM di Jakarta, Sofiyani Chandrawati Anwar, menyampaikan BPOM berkomitmen meningkatkan literasi masyarakat terkait gizi dan keamanan pangan. “Pemenuhan gizi seimbang dan keamanan pangan merupakan faktor penting dalam mencegah stunting dan meningkatkan kualitas generasi masa depan,” ujarnya.
Sofiyani menambahkan, pencegahan stunting perlu dimulai dari kesadaran keluarga dalam memenuhi kebutuhan gizi harian melalui pola konsumsi sehat dan seimbang. “Asupan gizi yang cukup akan mendukung tumbuh kembang anak, mencegah stunting, dan meningkatkan kesejahteraan keluarga,” tegasnya.
Selain penyampaian materi, kegiatan ini juga menghadirkan dialog interaktif mengenai pemenuhan gizi keluarga dan langkah-langkah praktis pencegahan stunting. Melalui sosialisasi tersebut, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya konsumsi pangan bergizi seimbang untuk mewujudkan generasi yang sehat dan berkualitas.

