Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Aceh memperkuat edukasi dan literasi keamanan pangan bagi orang tua anak berkebutuhan khusus untuk membantu memastikan asupan makanan yang aman dan bergizi terpenuhi.
Ketua Tim Publikasi dan KIE BBPOM Aceh, Suryani Fauzi, mengatakan kegiatan tersebut menyasar orang tua dan wali murid sebagai pihak terdepan dalam memastikan kualitas pangan yang dikonsumsi anak. Pernyataan itu disampaikan di Banda Aceh, Senin, di sela kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) yang digelar di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Banda Aceh.
Menurut Suryani, edukasi dan literasi keamanan pangan ini diikuti 60 peserta. Ia menekankan peran orang tua penting dalam memastikan kualitas pangan yang dikonsumsi anak. Ia juga menyampaikan bahwa stunting tidak hanya dipengaruhi faktor ekonomi, tetapi turut dipengaruhi pola asuh dan pemahaman orang tua terhadap pangan yang aman dan bergizi, sehingga edukasi dinilai penting.
Dalam kegiatan yang sama, Tim Publikasi dan KIE BBPOM Aceh, Ari Syuhada Putra, memperkenalkan konsep Cek Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa (Cek KLIK) serta pemanfaatan aplikasi BPOM Mobile. Menurutnya, kedua langkah tersebut dapat membantu masyarakat lebih mudah memastikan produk yang dikonsumsi aman.
Ari berharap para orang tua dan wali murid semakin sadar akan pentingnya keamanan pangan dan gizi seimbang, serta mampu menjadi agen perubahan dalam menciptakan lingkungan yang sehat bagi anak-anak mereka.
Sementara itu, perwakilan Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, Juleka, menjelaskan bahwa kebutuhan gizi anak perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing. Ia juga menekankan pentingnya variasi makanan yang sehat dan aman.

