BERITA TERKINI
Batuk Pilek Setelah Lebaran, Ahli Gizi Ingatkan Peran Gizi Seimbang hingga Istirahat Cukup

Batuk Pilek Setelah Lebaran, Ahli Gizi Ingatkan Peran Gizi Seimbang hingga Istirahat Cukup

Sejumlah orang mengeluhkan kondisi tubuh menurun usai Lebaran, termasuk mengalami batuk dan pilek. Ahli gizi dr. Eka Febriyanti menjelaskan, konsumsi es dan minuman manis tidak secara langsung meningkatkan risiko batuk pilek.

Menurut dr. Eka, batuk pilek terjadi karena infeksi virus maupun bakteri yang lebih mudah menyerang saat daya tahan tubuh menurun. “Sebenarnya untuk konsumsi es dan minuman manis itu tidak secara langsung berpengaruh terhadap batuk pilek, karena batuk pilek itu disebabkan oleh infeksi virus maupun bakteri. Biasanya terjadi karena penurunan daya tahan tubuh kita, sehingga kita mudah terserang infeksi virus dan bakteri,” ujarnya saat diwawancarai detikSumut, Jumat (27/3/2026).

Meski begitu, dr. Eka menekankan bahwa es dan minuman manis dapat memperparah gejala ketika seseorang sudah terlanjur batuk dan pilek. Konsumsi berlebihan dapat membuat tenggorokan terasa lebih tidak nyaman dan memperberat nyeri tenggorokan maupun batuk.

Untuk membantu tubuh kembali fit, dr. Eka menyarankan agar daya tahan tubuh ditingkatkan melalui pola makan bergizi seimbang. Ia mencontohkan, dalam setiap waktu makan sebaiknya terdapat nasi, lauk pauk, sayur, dan buah. Asupan protein disebut penting karena menjadi sumber pembentukan sistem imun. Selain itu, ia juga menganjurkan konsumsi makanan tinggi antioksidan, seperti yang kaya vitamin C dan vitamin E.

Ia juga mengingatkan pentingnya mencukupi kebutuhan cairan. Menurutnya, saat Lebaran konsumsi makanan dan minuman manis cenderung meningkat sehingga perlu diimbangi dengan makanan tinggi serat dan minum air putih yang cukup.

Selain asupan gizi dan hidrasi, dr. Eka menekankan perlunya istirahat yang memadai. Ia menyarankan tidur malam cukup sekitar 7 jam. Setelah kondisi pulih, olahraga rutin dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh, namun olahraga tidak disarankan dilakukan ketika masih sakit.