Menjelang Hari Raya Idulfitri, lalu lintas di ruas tol ASTRA Infra terpantau meningkat signifikan. Kenaikan volume kendaraan ini turut mendorong meningkatnya okupansi rest area, terutama pada jam-jam tertentu seperti waktu sahur dan berbuka puasa.
ASTRA Infra mengimbau pengguna jalan agar tidak memaksakan berhenti di rest area ketika kondisinya sudah penuh. Pengendara disarankan mencari lokasi istirahat alternatif di luar jalan tol demi menjaga kenyamanan dan kelancaran perjalanan.
Imbauan ini didukung oleh penerapan sistem transaksi tertutup pada ruas tol ASTRA Infra yang merupakan bagian dari jaringan Tol Trans Jawa. Dengan sistem tersebut, pengguna jalan dapat keluar dan masuk kembali ke tol tanpa dikenakan biaya tambahan.
“Apabila rest area penuh, ASTRA Infra senantiasa mengimbau pengguna jalan untuk mencari tempat istirahat alternatif di luar jalan tol, mengingat ruas tol ASTRA Infra termasuk dalam jaringan Tol Trans Jawa yang menggunakan sistem transaksi tertutup,” tulis ASTRA Infra dalam keterangannya, Rabu (18/3).
Selain menjadi solusi saat rest area padat, pengguna jalan juga dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk mencoba kuliner di sekitar pintu keluar tol, termasuk untuk kebutuhan sahur maupun berbuka puasa.
Di ruas Tol Tangerang–Merak, sejumlah pilihan kuliner disebut dapat dijangkau dalam waktu sekitar 5–10 menit dari gerbang tol. Di antaranya Sate Bacok dan RM Sate Colombus Cinglu di sekitar GT Cikupa, Ayam Goreng Baltim di sekitar GT Balaraja Timur, serta Pecak Bandeng di kawasan Cilegon.
Sementara itu, di ruas Tol Cikopo–Palimanan, pengendara dapat menemukan beragam kuliner lokal dengan jarak tempuh sekitar 10–20 menit, seperti RM Mang Yeye di sekitar GT Kalijati, Mie Ayam Coet di sekitar GT Subang, serta Rumah Makan Neng Euis di sekitar GT Sumberjaya.
Adapun di ruas Tol Jombang–Mojokerto, alternatif kuliner yang disebut antara lain Ayam Panggang Urap Bu Tris di sekitar GT Bandar serta Lontong Cap Gomeh di sekitar Mojokerto Barat.
ASTRA Infra juga menyatakan menyediakan informasi lengkap mengenai lokasi rest area alternatif, SPKLU, SPBU, serta rekomendasi kuliner melalui panduan digital yang dapat diakses pengguna jalan.

