BERITA TERKINI
Asosiasi Budaya Kuliner Gia Lai Gelar Pelatihan Keamanan Pangan untuk Pelaku Usaha Kuliner

Asosiasi Budaya Kuliner Gia Lai Gelar Pelatihan Keamanan Pangan untuk Pelaku Usaha Kuliner

Asosiasi Budaya Kuliner Provinsi Gia Lai menggelar pelatihan yang diikuti anggota asosiasi, koki, pemilik restoran dan hotel, serta pelaku usaha jasa makanan di wilayah tersebut. Kegiatan ini difokuskan pada penguatan jaminan keamanan pangan bagi masyarakat dan wisatawan.

Ketua Asosiasi Budaya Kuliner Provinsi Gia Lai, Nguyen Hoang Sam, menyampaikan bahwa pertumbuhan pesat sektor pariwisata membuka peluang besar bagi industri kuliner. Namun, perkembangan itu juga diiringi tuntutan yang kian tinggi terhadap keamanan pangan, profesionalisme, dan kualitas makanan.

Melalui program pelatihan ini, peserta memperoleh pembaruan mengenai regulasi keamanan pangan, berbagi pengalaman dari model-model yang dinilai efektif, sekaligus memperkuat jejaring di komunitas kuliner. Kegiatan tersebut juga diarahkan untuk membangun lingkungan bisnis yang lebih profesional serta berkontribusi pada peningkatan kualitas layanan dan reputasi kuliner lokal.

Wakil Direktur Departemen Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata, Nguyen Thi Kim Chung, mengatakan bahwa setelah penggabungan, provinsi ini memiliki kekayaan budaya dan kuliner yang kuat dengan identitas nasional. Ia menambahkan, pada 2026 daerah tersebut akan menjadi tuan rumah Tahun Pariwisata Nasional dengan berbagai agenda berskala besar yang menghubungkan kawasan laut dan dataran tinggi.

Dalam konteks itu, Kim Chung menegaskan keamanan pangan diposisikan sebagai prioritas untuk meningkatkan kualitas produk pariwisata dan memperkuat citra destinasi. Ia juga mendorong restoran dan hotel mengadopsi standar manajemen yang lebih maju, memperkuat kerja sama, serta melestarikan nilai-nilai kuliner tradisional.

Sementara itu, Wakil Direktur Dinas Kesehatan, Nguyen Thi Tuyet Nhung, menekankan pentingnya keamanan pangan di tengah adanya sejumlah insiden keracunan makanan yang pernah terjadi di wilayah tersebut. Dalam pelatihan, peserta mendapat pengarahan mengenai prosedur pengendalian dan penyimpanan sampel makanan, serta langkah-langkah menjaga kebersihan dalam proses pengolahan dan operasional usaha.

Seminar tentang jaminan keamanan pangan yang dipaparkan para ahli dari Departemen Kesehatan disebut memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis bagi pelaku usaha untuk meningkatkan mutu layanan, sekaligus melindungi kesehatan masyarakat dan wisatawan.