ATAMBUA — Memulai usaha tidak selalu berangkat dari rencana besar, terutama bagi mereka yang telah memiliki penghasilan tetap. Pengalaman itu dirasakan Eka Maharani, Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Belu, yang berhasil merintis usaha kuliner rumahan dari kebiasaan membuat jajanan untuk konsumsi keluarga.
Dalam perbincangan bersama Pro 2 RRI Atambua, Minggu (10/5/2026), Eka menceritakan bahwa ide berjualan muncul secara bertahap. Ia awalnya kerap membuat jajanan dalam jumlah cukup banyak, lalu membawanya ke kantor untuk dinikmati bersama rekan kerja.
“Karena kadang buat jajanannya banyak, jadi saya bawa ke tempat kerja buat makan bareng,” kata Eka. Respons positif dari rekan-rekannya kemudian membuka peluang pesanan, termasuk untuk kebutuhan acara seperti ulang tahun. “Mungkin karena suka, ada teman yang minta dibuatkan kue atau snack acara, buat ulang tahun gitu, keterusan sampai sekarang,” ujarnya.
Hampir satu dekade berjalan, usaha rumahan Eka disebut terus berkembang dan berjalan cukup baik. Ia menyampaikan, saat ini sudah memiliki pelanggan tetap yang rutin membeli berbagai produk kue buatannya.
Jenis produk yang ditawarkan pun semakin beragam, menyesuaikan permintaan konsumen di Kabupaten Belu. Menurut Eka, menu yang dibuat antara lain donat, aneka kue, jajanan pasar, salad sayur, makanan khas Bali, serta kue basah.
Di antara ragam produk tersebut, kue basah dan kue ulang tahun menjadi yang paling banyak diminati pelanggan. Bagi Eka, pengalaman ini menunjukkan bahwa hobi yang dijalani dengan serius dapat berkembang menjadi peluang usaha.

