BERITA TERKINI
ASN di Atambua Bagi Waktu antara Pekerjaan, Keluarga, dan Usaha Kuliner

ASN di Atambua Bagi Waktu antara Pekerjaan, Keluarga, dan Usaha Kuliner

Seorang aparatur sipil negara (ASN) di Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, menghadapi tantangan membagi waktu saat menjalankan pekerjaan sekaligus mengelola usaha kuliner. Di tengah rutinitas kantor dan tanggung jawab keluarga, ia harus menyusun strategi agar bisnis sampingannya tetap berjalan tanpa mengabaikan kewajiban utama.

Eka Maharani, pemilik usaha kuliner Dede’s Yummy, mengatakan pembagian waktu menjadi kesulitan terbesar dalam menjalankan usaha tersebut. Ia mengaku jadwal hariannya padat karena harus menyeimbangkan peran sebagai pegawai, anggota keluarga, dan pelaku usaha.

Menurut Eka, pengerjaan pesanan baru bisa dilakukan setelah ia pulang kerja dan menyelesaikan urusan rumah tangga yang ia jadikan prioritas. Meski manajemen waktu kerap menjadi kendala, ia menyebut hal itu tidak mengurangi semangatnya untuk tetap berjualan.

Dalam kondisi tertentu, Eka mengaku terpaksa menolak pesanan ketika waktu produksi tidak mencukupi. Keputusan itu, kata dia, sulit diambil namun diperlukan untuk menjaga kualitas produk yang dijual.

Ia juga menyampaikan bahwa untuk tetap melayani pelanggan, ia kerap mengurangi waktu tidur dan begadang sebagai konsekuensi dari padatnya aktivitas harian. Upaya tersebut dilakukan demi menjaga kepercayaan pelanggan.

Eka menambahkan, usaha sampingan yang dijalankannya membantu menjaga kestabilan ekonomi keluarga. Dengan adanya pendapatan tambahan dari penjualan kue, kebutuhan harian keluarga menjadi lebih terjamin dibanding saat hanya mengandalkan gaji bulanan.