Anggota Komisi IX DPR RI Ashabul Kahfi menegaskan Indonesia masih menghadapi tantangan besar dalam penanganan stunting dan malnutrisi yang berdampak langsung pada kualitas sumber daya manusia di masa depan.
Menurut Ashabul, kehadiran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi langkah strategis pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus menekan angka stunting. “Program Makan Bergizi Gratis merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya dalam pemenuhan gizi yang layak. Ini menjadi langkah penting untuk memastikan generasi mendatang tumbuh sehat dan berkualitas,” ujarnya dalam kegiatan sosialisasi MBG bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) di Kecamatan Mamajang, Makassar, Sabtu (4/4).
Ia menambahkan, pembentukan Badan Gizi Nasional dinilai sebagai langkah strategis agar program berjalan secara terstruktur, masif, dan berkelanjutan. Sebagai mitra kerja, Komisi IX DPR RI disebut akan terus melakukan pengawasan agar implementasi MBG berlangsung efektif, transparan, dan tepat sasaran.
Ashabul juga menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat mengenai pola makan bergizi seimbang, kesehatan ibu hamil, serta pola asuh anak sebagai bagian dari upaya menurunkan angka stunting secara menyeluruh.
Selain aspek kesehatan, Program MBG dinilai berpotensi memberi dampak lebih luas terhadap perekonomian daerah. Dengan melibatkan bahan pangan lokal dan pelaku usaha setempat, program ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus menciptakan lapangan kerja baru.
Melalui sinergi antara pemerintah, DPR RI, tenaga kesehatan, serta partisipasi aktif masyarakat, Ashabul menyatakan Program MBG diyakini dapat menjadi solusi komprehensif untuk meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. “Dengan komitmen bersama, kita optimistis dapat menurunkan angka stunting dan menciptakan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045,” tutupnya.

