Anggur menjadi perhatian setelah sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Agriculture and Food Chemistry menyebut buah ini sebagai salah satu superfood. Buah yang mudah ditemukan di toko buah ini dinilai memiliki manfaat untuk kesehatan otak, jantung, dan usus, terutama karena kandungan fitonutriennya yang tinggi.
Penelitian tersebut menunjukkan bahwa konsumsi anggur segar setiap hari dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap kesehatan tubuh. Sejumlah ahli gizi kemudian menjelaskan alasan di balik manfaat buah mungil ini.
Ahli gizi terdaftar Avery Zenker, RD, MAN, menyebut anggur layak disebut superfood karena kaya polifenol. Menurut Zenker, polifenol pada anggur mencakup phenolic acids, anthocyanins, flavonoids, dan stilbenes—senyawa yang berperan melawan inflamasi serta menetralkan radikal bebas di dalam tubuh.
Zenker menjelaskan, ketika polifenol masuk ke tubuh, senyawa ini dapat membantu mengurangi stres oksidatif dan mendukung kesehatan kardiovaskular, fungsi otak, sistem imun, hingga metabolisme.
Dari sisi kandungan nutrisi, Zenker menambahkan bahwa warna anggur berpengaruh pada kekayaan antioksidan. Ia menyebut anggur ungu memiliki lebih banyak anthocyanins, yang membuat kapasitas antioksidannya lebih tinggi dibanding varietas merah maupun hijau.
Soal porsi, anggur tidak harus dikonsumsi dalam jumlah besar. Zenker menyebut konsumsi satu hingga dua cangkir per hari sudah dapat memberikan manfaat.
Ada beberapa alasan yang disebut para ahli gizi terkait manfaat anggur bagi kesehatan. Pertama, anggur dinilai dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung. Ahli gizi kardiologi Michelle Routhenstein, MS, RD, mengatakan anggur mengandung resveratrol dan proanthocyanidins yang baik untuk kesehatan jantung, terutama bagi mereka yang berisiko tinggi mengalami penyakit kardiovaskular.
Kedua, anggur disebut dapat mendukung fungsi kognitif otak. Seiring bertambahnya usia, fungsi kognitif cenderung menurun, namun pola makan yang tepat dinilai dapat membantu memperlambat proses tersebut.
Ketiga, anggur juga dikaitkan dengan perbaikan kesehatan usus. Polifenol pada anggur dikenal memiliki sifat antiinflamasi yang bermanfaat bagi saluran cerna dan mikroba usus. Mikroba usus ini turut membantu meningkatkan bioavailabilitas polifenol, sehingga manfaat yang diterima tubuh menjadi lebih optimal.
Karena mikrobioma usus berhubungan erat dengan kesehatan jantung dan otak, konsumsi anggur dinilai dapat memberikan dukungan kesehatan secara menyeluruh.

