BERITA TERKINI
Alex Honnold Klaim Jadi Orang Pertama Memanjat Taipei 101 Tanpa Alat Pengaman

Alex Honnold Klaim Jadi Orang Pertama Memanjat Taipei 101 Tanpa Alat Pengaman

Pendaki asal Amerika Serikat, Alex Honnold, melakukan aksi ekstrem di Taipei 101, gedung pencakar langit ikonik Taiwan, pada Minggu (25/1/2026). Ia disebut menjadi orang pertama yang berhasil memanjat gedung setinggi 508 meter itu hingga puncak tanpa menggunakan tali, harness, maupun jaring pengaman.

Ratusan orang berkumpul di area dasar gedung untuk menyaksikan proses pendakian yang berlangsung menegangkan. Honnold, yang berusia 40 tahun, terlihat merayap di dinding luar bangunan tanpa bantuan alat, menunjukkan ketenangan di tengah risiko tinggi.

Perjalanan vertikal tersebut memakan waktu sekitar 1,5 jam. Setibanya di titik tertinggi, Honnold disambut oleh istrinya, Sanni McCandless Honnold. Kepada para jurnalis, ia menyampaikan pesan tentang pentingnya memanfaatkan waktu. “Waktu itu terbatas” dan orang harus “menggunakan dengan sebaik-baiknya,” ujarnya. Ia juga menekankan arti kerja keras saat menghadapi tantangan. “Jika Anda bekerja sangat keras. Anda dapat melakukan hal-hal yang sulit,” katanya, seperti dilaporkan AFP.

Honnold menyebut pendakian Taipei 101 sebagai impian lama yang sempat tertahan urusan perizinan. Ia mengaku pernah mengajukan izin resmi bertahun-tahun lalu, namun ditolak pengelola gedung. Setelah lebih dari satu dekade, ambisinya itu akhirnya terwujud. “Sungguh kesempatan yang luar biasa, sungguh menyenangkan,” ujarnya.

Meski diklaim menjadi yang pertama memanjat tanpa alat pengaman, Honnold bukan orang pertama yang mencapai puncak Taipei 101 melalui jalur dinding luar. Pada 2004, pendaki Alain Robert yang dijuluki “Spiderman Prancis” telah lebih dulu melakukannya, namun menggunakan tali pengaman karena kondisi hujan saat itu.

Aksi Honnold juga mendapat perhatian Presiden Taiwan, Lai Ching-te. Melalui unggahan di media sosial, Lai menyampaikan apresiasi dan menggambarkan pendakian tersebut sebagai momen yang menegangkan. “Pendakian itu menegangkan, membuat jantung berdebar kencang,” tulisnya di akun Facebook pribadi.

Pencapaian di Taiwan menambah daftar aksi ekstrem Honnold yang dikenal luas sejak keberhasilannya mendaki tebing “El Capitan” di Yosemite pada 2017, yang juga dilakukan tanpa alat pengaman.