BERITA TERKINI
Ahli Menilai Sejumlah Bumbu Dapur Berpotensi Mendukung Daya Ingat

Ahli Menilai Sejumlah Bumbu Dapur Berpotensi Mendukung Daya Ingat

Sejumlah rempah atau bumbu dapur disebut berpotensi membantu meningkatkan daya ingat. Psikiater nutrisi sekaligus Direktur Psikiatri Nutrisi dan Gaya Hidup di Rumah Sakit Umum Massachusetts, Uma Naidoo, mengatakan beberapa bumbu telah dikaitkan dengan efek positif pada kesehatan dan fungsi otak.

Rempah-rempah dan bumbu dapur memiliki sejarah panjang sebagai bagian dari pola makan manusia serta praktik kesehatan tradisional. Meski demikian, para ahli menilai masih diperlukan lebih banyak penelitian untuk memastikan potensi pemanfaatan senyawa dalam bumbu umum sebagai obat.

Salah satu bumbu yang dibahas adalah kunyit. Studi tahun 2018 yang diterbitkan dalam The American Journal of Geriatric Psychiatry menyebut kurkumin—bahan aktif utama dalam kunyit—dapat meningkatkan daya ingat dan membantu menjaga fungsi kognitif. Peneliti menjelaskan bahwa sifat anti-inflamasi kurkumin berpotensi melindungi otak dari neurodegenerasi.

Dalam studi tersebut, peneliti mempelajari dampak kurkumin terhadap memori pada orang dewasa yang tidak mengalami demensia, sekaligus mengeksplorasi kaitannya dengan amiloid otak dan akumulasi tau.

Tim peneliti mengamati 40 subjek selama 18 bulan. Para peserta diinstruksikan untuk mengonsumsi kurkumin dengan dosis 90 mg dua kali sehari atau plasebo. Berdasarkan temuan penelitian sebelumnya yang mengaitkan kunyit dengan manfaat kognitif, studi itu menyimpulkan bahwa kurkumin dapat meningkatkan memori dan perhatian pada orang dewasa yang sehat secara kognitif.

Peneliti juga mengutip hasil studi epidemiologis yang menunjukkan prevalensi penyakit Alzheimer lebih rendah pada orang India yang mengonsumsi kurkumin dalam kari. Selain itu, disebutkan adanya hubungan antara konsumsi kari dan kinerja kognitif yang lebih baik pada orang dewasa yang lebih tua. Temuan-temuan tersebut dinilai mendukung hipotesis bahwa konsumsi kurkumin dapat memberikan manfaat neuroprotektif.

Untuk melihat perubahan pada otak, para ilmuwan melakukan pemindaian sebelum dan sesudah perawatan menggunakan pemindaian FDDNP-PET. Hasilnya, perubahan perilaku dan kognitif dikaitkan dengan penurunan plak serta akumulasi kusut pada area otak yang berperan dalam pengaturan suasana hati dan memori.

Meski begitu, peneliti mencatat penelitian sebelumnya mengenai manfaat kurkumin yang dikonsumsi langsung melalui kunyit menunjukkan hasil yang beragam. Dalam studi ini, fokus diberikan pada theracurmin, yakni bentuk kurkumin dengan ketersediaan hayati yang dirancang untuk meningkatkan penyerapan. Peneliti menyimpulkan bahwa penggunaan bentuk kurkumin yang lebih mudah diserap dapat membantu meningkatkan hasil penelitian.