BERITA TERKINI
Ahli Gizi UGM: Puasa Rutin Dapat Membuat Tubuh Lebih Bugar Jika Dijalani dengan Bijak

Ahli Gizi UGM: Puasa Rutin Dapat Membuat Tubuh Lebih Bugar Jika Dijalani dengan Bijak

Ahli Gizi Universitas Gadjah Mada (UGM) Toto Sudarto menyampaikan bahwa rutin berpuasa dapat membuat tubuh lebih bugar. Menurutnya, selama kurang lebih 12 jam berpuasa, sistem pencernaan mendapat waktu istirahat yang cukup sehingga memberi dampak positif bagi kebugaran organ tubuh lainnya.

"Dan ternyata setelah diistirahatkan selama 12 jam itu memberikan efek yang baik. Terutama kepada kebugaran-kebugaran organ tubuh yang lainnya," kata Toto dalam wawancara bersama PRO3 RRI, Jumat, 20 Februari 2026.

Ia menjelaskan, saat berpuasa tubuh tidak terus-menerus bekerja mencerna makanan. Kondisi ini memberi kesempatan bagi organ pencernaan untuk melakukan proses pemulihan. Dampaknya, metabolisme dinilai menjadi lebih teratur dan tubuh terasa lebih ringan serta segar.

Meski demikian, Toto menekankan bahwa manfaat puasa bagi kebugaran hanya dapat diperoleh bila dijalani dengan bijak, terutama dalam memilih jenis makanan, cara pengolahan, dan pola konsumsi saat sahur maupun berbuka.

"Selama berpuasa harus bijak, bijak dalam memilih makanan, dalam pengolahan, dan dalam pola konsumsinya," ujarnya.

Saat berbuka, Toto menyarankan untuk memulainya dengan air putih guna mengganti cairan tubuh yang hilang. Ia juga menyebut kurma dapat dikonsumsi secukupnya sebagai sumber energi yang cepat diserap.

Terkait porsi makan, ia mengingatkan agar tidak berlebihan. Menurutnya, pada dasarnya tidak ada makanan yang sepenuhnya dilarang saat berbuka karena semua jenis makanan dapat dikonsumsi untuk mengganti energi yang terpakai selama beraktivitas. Namun, ia mengingatkan agar rasa lapar tidak dilampiaskan dengan makan atau minum berlebihan.

"Meski air putih menyehatkan, mengonsumsinya dalam jumlah sangat banyak sekaligus—misalnya langsung beberapa gelas besar—juga tidak dianjurkan," ucapnya.

Senada, Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah dr. Agus Taufiqurrahman menyampaikan bahwa berpuasa menyehatkan bagi tubuh. Ia menilai hikmah puasa tidak hanya bersifat spiritual, tetapi juga berkaitan dengan kesehatan fisik.

Agus menjelaskan bahwa tubuh memiliki mekanisme untuk mengganti sel-sel yang rusak dengan sel baru melalui proses yang disebut autophagy. Secara sederhana, autophagy adalah proses dihancurkannya sel tubuh yang rusak, tua, atau tidak lagi berfungsi, yang ia sebut sebagai sistem daur ulang sel untuk menjaga kesehatan dan mencegah penyakit degeneratif.

"Makannya dibatasi, kapan batasinya?, kira-kira antara 12 sampai 16 jam. Nah, itu kira-kira seperti orang puasa itu autophagy berjalan dengan baik," kata Agus.