JAKARTA — Kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Konsumen kini tidak hanya mempertimbangkan rasa dan kandungan nutrisi saat memilih susu, tetapi juga mulai menaruh perhatian pada proses produksi, kualitas bahan baku, hingga distribusi produk sebelum sampai ke tangan pembeli.
Ahli gizi Vrischika Bella mengatakan kualitas susu tidak cukup dinilai dari kandungan gizi semata, melainkan juga dari keseluruhan proses yang menyertainya. Ia menyampaikan hal itu dalam konferensi pers Hometown Artisan Dairy di Summarecon Mal Serpong, Tangerang, Rabu, 6 Mei 2026.
“Banyak orang belum menyadari bahwa kualitas susu dimulai dari sumbernya, yaitu dari sapi yang sehat dan proses produksinya yang terjaga. Semakin baik kualitas peternakan dan perawatan sapinya, maka kualitas susu yang dihasilkan juga akan semakin baik,” ujar Vrischika.
Ia juga mengingatkan konsumen agar lebih cermat membaca komposisi pada kemasan produk. Menurutnya, susu segar murni berbeda dengan minuman berbasis susu yang telah mendapat banyak tambahan bahan lain.
“Kalau kita melihat label komposisinya dan tertulis 100 persen fresh milk, artinya produk tersebut benar-benar berasal dari susu segar murni tanpa tambahan bahan lain yang berlebihan. Ini penting dipahami konsumen karena sekarang banyak produk yang terlihat seperti susu, padahal komposisinya sudah bercampur dengan banyak tambahan,” katanya.
Vrischika turut menyoroti meningkatnya kasus obesitas dan diabetes pada anak yang berkaitan dengan pola konsumsi kurang sehat. Ia menekankan pentingnya peran orang tua dalam memilih produk yang lebih natural dan tidak tinggi gula tambahan.
“Kasus obesitas dan diabetes pada anak sekarang meningkat. Karena itu, penting bagi orang tua untuk memilih produk yang kandungannya lebih natural dan tidak berlebihan gula tambahan,” ujarnya.
Ia menambahkan, makanan sehat juga perlu tetap memiliki rasa yang disukai agar bisa menjadi kebiasaan sehari-hari, terutama bagi anak-anak. “Healthy food itu bukan hanya harus nutritious, tetapi juga delicious. Kalau makanan sehat rasanya tidak enak, biasanya akan sulit dikonsumsi rutin oleh keluarga, terutama anak-anak,” lanjutnya.
Di tengah meningkatnya perhatian terhadap kualitas pangan, Hometown Artisan Dairy—bagian dari Great Giant Foods—kembali memperkenalkan produk susu segarnya dengan pembaruan kemasan dan penyempurnaan formulasi. Langkah ini disebut sebagai bagian dari komitmen “Small Farm with Love” untuk menghadirkan susu segar berkualitas bagi keluarga Indonesia.
Brand Director Hometown Artisan Dairy, Natasha Johannes, mengatakan transformasi dari Hometown Dairy menjadi Hometown Artisan Dairy dilakukan untuk memperkuat fokus pada kualitas produk dan proses produksi yang lebih terjaga.
“Melalui Hometown Artisan Dairy kami ingin menghadirkan susu segar yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga sehat, enak, dan nyaman untuk dikonsumsi setiap hari. Produk kami kini hadir dengan 14 nutrisi esensial dan diproses melalui pasteurisasi suhu rendah di bawah 100 derajat Celsius untuk menjaga karakter alami susu, mulai dari rasa, tekstur, hingga nutrisinya,” ujar Natasha.
Sementara itu, Great Giant Livestock Business Unit Head, Dairy Farm, Breeding & Fattening, Yuliantoni Queen, menyatakan bahwa kondisi peternakan dan kesehatan sapi menjadi faktor penting dalam menentukan kualitas susu. “Kualitas susu dimulai dari sumbernya, yaitu dari sapi itu sendiri. Sapi yang dirawat dengan baik dan hidup di small farm akan menghasilkan susu dengan kualitas yang lebih baik,” katanya.
Untuk memperluas akses masyarakat terhadap produk dairy, CEO Sewu Segar Nusantara Cindyanto Kristian mengatakan perusahaan terus memperkuat jaringan distribusi. “Kami melihat kebutuhan masyarakat terhadap produk dairy berkualitas terus meningkat. Karena itu kami ingin memastikan Hometown Artisan Dairy dapat diakses lebih luas melalui berbagai jaringan supermarket dan minimarket di Indonesia,” ujarnya.
Selain memperluas distribusi ritel, Hometown Artisan Dairy juga menghadirkan aplikasi direct-to-consumer bernama Freshly untuk memudahkan konsumen memperoleh susu segar langsung ke rumah. Director of Direct to Consumer, Garth Simo Wibowo, mengatakan layanan ini dirancang agar pola hidup sehat lebih praktis dijalani.
“Healthy lifestyle itu perlu didukung dengan sistem yang memudahkan. Karena itu melalui Freshly kami ingin membantu konsumen mendapatkan susu segar langsung ke rumah dengan proses distribusi yang lebih cepat dan kualitas yang tetap terjaga,” ujar Garth.
Saat ini layanan Freshly tersedia di wilayah Tangerang, Alam Sutera, dan Serpong, serta akan diperluas secara bertahap ke area lainnya.
Selain susu segar, Hometown Artisan Dairy juga menghadirkan produk olahan seperti Gelato Yogurt Pistachio serta Greek-style Yogurt dengan pilihan rasa nanas, jambu, mangga, dan plain. Perusahaan juga menyatakan rencana menghadirkan Squeeze Yogurt sebagai opsi konsumsi yang lebih praktis.
Seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat, edukasi mengenai pentingnya memilih susu berkualitas diharapkan dapat membantu keluarga membangun kebiasaan konsumsi yang lebih baik sejak dini.

