BERITA TERKINI
Ahli Gizi: Keripik Kentang Panggang Tak Selalu Lebih Sehat dari Keripik Biasa

Ahli Gizi: Keripik Kentang Panggang Tak Selalu Lebih Sehat dari Keripik Biasa

JAKARTA — Anggapan bahwa keripik kentang berlabel “baked” atau panggang otomatis lebih sehat dibandingkan keripik biasa dinilai tidak sepenuhnya tepat. Hal itu disampaikan ahli gizi Megan Rossi dalam wawancara yang dikutip dari laman EatingWell.

Pilihan camilan bergizi disebut penting dalam pola makan sehat. Sejumlah opsi seperti kacang-kacangan dan buah kering dapat menjadi pilihan karena kaya serat dan membantu memberikan rasa kenyang lebih lama. Namun, Rossi menilai keinginan untuk mengonsumsi keripik kentang tetap wajar selama tidak berlebihan.

Rossi menjelaskan, perbedaan mendasar antara keripik kentang biasa dan versi “baked” terletak pada bahan dan proses pembuatannya. Keripik kentang biasa umumnya dibuat dari bahan sederhana seperti kentang utuh. Sementara itu, keripik “baked” kerap menggunakan kentang dalam bentuk serpihan atau potato flakes yang sudah melalui proses pengolahan lebih lanjut.

Ia menyebut jenis produk tersebut sebagai “predigested food”, yakni makanan yang diproses sedemikian rupa sehingga sebagian kandungan nutrisi alaminya dapat berkurang.

Meski begitu, Rossi mengakui keripik “baked” cenderung memiliki kalori dan lemak jenuh yang sedikit lebih rendah. Namun, produk ini juga umumnya mengandung lebih sedikit vitamin dan mineral, seperti kalium dan vitamin C.

Rossi menekankan bahwa baik keripik biasa maupun “baked” tetap bisa dikonsumsi dalam pola makan sehat selama dalam jumlah wajar. Ia menyarankan konsumen memilih keripik dengan komposisi bahan yang lebih sederhana, misalnya hanya terdiri dari tiga bahan utama: kentang, minyak, dan garam.

Selain membeli produk jadi, keripik kentang juga dapat dibuat sendiri di rumah agar konsumen dapat mengontrol penggunaan garam dan menyesuaikan bumbu sesuai selera.

Rossi menambahkan, label “baked” tidak selalu berarti lebih sehat karena produk tersebut tetap melalui proses pengolahan dan bisa mengandung bahan tambahan untuk mempertahankan tekstur dan rasa.