BERITA TERKINI
Ahli Gizi Bagikan Strategi Pola Makan agar Puasa Ramadan Tetap Aman dan Seimbang

Ahli Gizi Bagikan Strategi Pola Makan agar Puasa Ramadan Tetap Aman dan Seimbang

Menjalani puasa Ramadan memerlukan pengaturan pola makan yang tepat agar tubuh tetap bertenaga dan kebutuhan nutrisi harian terpenuhi. Pemilihan jenis makanan serta pengaturan waktu makan dinilai menjadi kunci agar puasa berjalan lancar tanpa mengganggu kesehatan.

Sejumlah ahli gizi, seperti dikutip dari laman EatingWell, menyarankan agar menu sahur berisi kombinasi karbohidrat kompleks, protein, lemak sehat, dan serat. Komposisi ini dapat membantu memperlambat proses pencernaan sehingga rasa kenyang bertahan lebih lama sepanjang hari.

Asupan protein juga dianjurkan tidak dilewatkan, baik saat sahur maupun berbuka. Protein berperan dalam menjaga massa otot dan membantu kestabilan gula darah. Beberapa sumber protein yang dapat dipilih antara lain telur, kacang-kacangan, yogurt, ayam, atau ikan.

Selain makanan, pola hidrasi menjadi perhatian penting. Kebutuhan cairan disarankan dipenuhi secara bertahap sejak waktu berbuka hingga sahur, bukan diminum sekaligus dalam jumlah besar. Air putih tetap menjadi pilihan utama, sementara minuman tinggi gula sebaiknya dibatasi karena dapat memicu lonjakan energi yang cepat turun.

Saat berbuka, ahli gizi juga menyarankan untuk memulai dengan porsi kecil dan makanan ringan sebelum beralih ke menu utama. Cara ini membantu sistem pencernaan beradaptasi kembali setelah seharian berpuasa dan mengurangi risiko rasa begah atau tidak nyaman.

Asupan serat dari buah, sayur, dan biji-bijian utuh turut dianjurkan untuk mendukung kesehatan pencernaan. Serat membantu menjaga rasa kenyang lebih lama serta mencegah sembelit yang kerap terjadi saat pola makan berubah selama Ramadan.

Meski puasa dapat memberikan manfaat bagi sebagian orang, individu dengan kondisi kesehatan tertentu disarankan berkonsultasi dengan tenaga medis sebelum menjalankannya. Dengan perencanaan yang matang dan pilihan makanan yang tepat, puasa Ramadan dapat dijalani secara sehat dan optimal.