New York City dikenal sebagai salah satu kota dengan budaya kuliner jalanan yang kuat, termasuk pilihan street food halal yang mudah ditemukan. Bagi wisatawan yang mencari makanan cepat, mengenyangkan, dan tetap sesuai kebutuhan halal, berbagai halal cart di kota ini menawarkan menu khas berupa nasi kuning atau basmati dengan pilihan daging ayam atau lamb, dilengkapi selada serta siraman saus putih dan saus merah pedas.
Berikut tujuh rekomendasi street food halal di New York City yang kerap disebut sebagai favorit, masing-masing dengan ciri rasa dan pengalaman yang berbeda.
1. The Halal Guys
The Halal Guys disebut sebagai salah satu pelopor halal cart yang paling dikenal di New York City. Berawal pada 1990 dari gerobak hot dog, mereka kemudian beralih menjadi gerobak halal karena meningkatnya permintaan, terutama dari supir taksi Muslim. Menu andalan yang banyak diburu adalah combo platter—campuran ayam dan gyro—di atas nasi, dengan saus putih yang menjadi ciri khas. Antrean sering panjang, namun pelayanannya dikenal cepat. Saus merahnya juga disebut memiliki tingkat pedas tinggi.
2. Adel's Famous Halal Food
Adel’s Famous Halal Food belakangan populer di kalangan warga lokal dan turis, termasuk karena sering muncul di TikTok dan YouTube. Gerobak ini dikenal dengan kualitas daging yang disebut premium dan bumbu yang meresap. Salah satu menu yang direkomendasikan adalah spicy rice dengan daging lamb yang dimarinasi. Lokasinya yang dekat Theater District membuatnya ramai, sementara pelayanannya dikenal ramah.
3. King of Falafel & Shawarma
Bagi pencari cita rasa otentik Palestina, King of Falafel & Shawarma menjadi salah satu pilihan menonjol. Gerobak ini pernah memenangkan Vendy Award, penghargaan untuk makanan jalanan di New York. Keunggulannya disebut terletak pada falafel yang renyah di luar dan lembut di dalam, serta shawarma ayam dengan bumbu yang kuat. Menu favoritnya adalah “Shawafel”, kombinasi shawarma dan falafel dalam satu porsi pita atau nasi. Lokasinya berada di Astoria, Queens, menawarkan suasana berbeda dari Manhattan, dengan porsi yang dikenal besar.
4. Sammy's Halal Food
Sammy’s Halal Food menawarkan sentuhan rempah Asia Selatan yang disebut cocok bagi penyuka rasa kuat. Didirikan oleh Sammy Noor, mantan supir taksi asal Pakistan, gerobak ini dikenal menggunakan nasi basmati yang aromatik. Salah satu pembeda utamanya adalah saus hijau pedas segar. Gerobak ini dapat ditemukan di beberapa lokasi, dengan titik populer di West Village dan Queens. Jam operasionalnya disebut buka setiap hari, biasanya pukul 11.00 hingga 04.00 dini hari.
5. Kwik Meal
Kwik Meal digambarkan menghadirkan kualitas rasa yang lebih “gourmet” dengan harga ala kaki lima. Pemiliknya, Mohammed Rahman, disebut pernah menjadi koki di Russian Tea Room. Di sini, daging lamb menggunakan potongan asli yang dimarinasi dengan puree pepaya untuk menghasilkan tekstur lebih lembut. Bumbunya disebut lebih kompleks, sementara nasi basmati dimasak dengan baik dan harum. Lokasinya berada di pusat keramaian Manhattan. Jam operasionalnya tercatat buka setiap hari pukul 11.00 hingga 00.00.
6. Royal Grill Halal Food
Berada di kawasan Theater District, Royal Grill Halal Food kerap menjadi pilihan bagi penonton Broadway yang ingin makan cepat sebelum atau sesudah pertunjukan. Gerobak ini disebut memiliki rating 4,6 di Yelp dan dikenal karena kualitas bahan yang konsisten serta segar. Pelayanannya juga disebut ramah, menjadikannya pilihan praktis di area yang ramai.
7. Kabab Express
Kabab Express menawarkan pengalaman berbeda karena memasak kabab khas Afghani di atas api terbuka langsung di gerobaknya. Ukuran gerobaknya lebih besar untuk menampung panggangan dan peralatan memasak, sehingga aroma asap daging menjadi daya tarik tersendiri. Selain kabab, tersedia menu lain seperti fish & chips seharga 6 dolar AS, berisi dua potong filet ikan goreng tepung yang renyah dan berbumbu rempah, sebagai alternatif dari menu ayam dan nasi.
Dengan beragam pilihan tersebut, wisatawan dapat menyesuaikan selera—mulai dari falafel dan shawarma, nasi berbumbu pedas, hingga kabab bakar—tanpa harus meninggalkan konsep street food yang praktis saat menjelajahi New York City.

