Tanggal 18 Januari 2026 yang jatuh pada hari Minggu bertepatan dengan peringatan Hari Agama Sedunia (World Religion Day). Peringatan ini tidak memiliki tanggal baku, namun umumnya dirayakan pada Minggu ketiga di bulan Januari.
Hari Agama Sedunia ditujukan untuk menyebarkan perdamaian, pemahaman, dan persatuan di antara semua agama. Seiring waktu, peringatan ini berkembang menjadi momen refleksi untuk menekankan pentingnya menemukan titik temu lintas keyakinan, alih-alih menonjolkan perbedaan.
Menurut catatan yang dirangkum dari berbagai sumber, peringatan ini berakar dari gagasan yang muncul pada 1947 untuk mempromosikan perdamaian melalui pemahaman terhadap beragam kepercayaan. Gagasan tersebut kemudian menjadi lebih terstruktur ketika Majelis Spiritual Nasional Baha’i Amerika Serikat mengumumkannya pada 1949.
Perayaan pertamanya digelar pada 1950. Saat itu, peringatan ini disebut “Hari Perdamaian Dunia Melalui Agama” dan diselenggarakan di Portland, Maine, Amerika Serikat. Meski bermula di AS, Hari Agama Sedunia kemudian meluas dan dirayakan secara internasional. Pada 1951, peringatan ini disebut telah diperingati di negara lain, termasuk Australia dan Bolivia.
Makna utama Hari Agama Sedunia adalah mengenali serta menghargai kesamaan dan tujuan spiritual bersama di antara berbagai agama. Disebutkan pula bahwa terdapat lebih dari 4.300 agama yang diakui di seluruh dunia, yang diekspresikan melalui beragam bentuk peribadatan dan tradisi, mulai dari pertemuan di kuil, kebaktian gereja, hingga acara-acara suku.
Peringatan ini juga mendorong masyarakat untuk mempelajari agama lain dengan pikiran terbuka. Dalam konteks populasi dunia, disebutkan bahwa sebagian besar penduduk mengikuti salah satu dari lima agama besar, yakni Kristen, Islam, Hindu, Buddha, dan Yahudi.
Hari Agama Sedunia kerap diisi dengan kegiatan antaragama, seperti diskusi lintas keyakinan serta upaya memahami tradisi yang berbeda. Melalui peringatan ini, masyarakat diajak merenungkan hal-hal yang dapat menyatukan, sekaligus membangun komunitas global yang lebih damai dan kohesif.

