JAKARTA — Memulai usaha tidak selalu harus menunggu modal besar. Sebuah video yang viral dari akun TikTok @happymamakitchen menampilkan pengalaman merintis bisnis kuliner rumahan dengan modal Rp500.000, dengan fokus pada produk olahan ayam yang dibuat dari dapur rumah.
Dalam video tersebut, pemilik usaha membagikan cara mengalokasikan modal terbatas agar tetap efektif. Dana Rp500.000 disebut digunakan untuk dua kebutuhan utama, yakni bahan baku dan pengemasan. Pada sisi bahan baku, ia menekankan penggunaan bahan berkualitas serta variasi olahan ayam untuk menarik minat pelanggan.
Untuk menekan biaya operasional, pemilik usaha memilih membeli kemasan seperti paper lunch box, paper bowl, dan plastik melalui platform online karena dinilai menawarkan harga yang lebih bersaing.
Tantangan lain yang disoroti adalah membuat tampilan produk terlihat profesional tanpa harus mengeluarkan biaya besar untuk cetak kemasan. Sebagai solusi, ia menggunakan stempel kemasan custom untuk membubuhkan identitas usaha pada kemasan polos, mulai dari logo, foto, hingga nomor kontak.
Penggunaan stempel tersebut disebut membuat kemasan tampak lebih unik dan meningkatkan kepercayaan konsumen. Pemilik usaha juga menyebut tinta stempel bersifat tahan air (waterproof), sehingga dapat digunakan pada kemasan minuman dingin maupun plastik belanja.
Dari pengalaman itu, ada beberapa hal yang ditekankan bagi calon pelaku usaha yang ingin memulai bisnis serupa. Pertama, memanfaatkan peralatan yang sudah tersedia di rumah tanpa menunggu fasilitas dapur yang lengkap. Kedua, memperhatikan identitas visual agar produk lebih mudah dikenali, misalnya melalui logo pada kemasan. Ketiga, mencari penawaran seperti promo atau flash sale saat membeli perlengkapan usaha untuk menjaga arus kas.
Kisah ini menegaskan bahwa dengan strategi penghematan dan pengemasan yang tepat, modal ratusan ribu rupiah dapat menjadi langkah awal untuk merintis usaha kuliner rumahan.

