DENPASAR — Perayaan Hari Tumpek Krulut tahun ini dikemas berbeda. Gubernur Bali Wayan Koster mengajak masyarakat merayakan hari kasih sayang khas Bali tersebut melalui aksi nyata dengan menyediakan makanan dan minuman gratis di 15 UMKM kuliner yang tersebar di sembilan kabupaten/kota se-Bali, Sabtu (1/8/2026).
Program ini disebut sebagai upaya menghidupkan aktivitas ekonomi pelaku usaha lokal sekaligus mengajak masyarakat mencintai kuliner khas daerah. Masyarakat dapat datang langsung ke UMKM yang ditunjuk untuk menikmati sajian tanpa syarat.
Kegiatan ini mengusung semangat kasih sayang kepada sesama secara sekala dan niskala, sejalan dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru. Selain mempererat kebersamaan, program tersebut juga diarahkan untuk mendorong kebanggaan masyarakat dalam menggunakan dan mengonsumsi produk lokal.
Dalam keterangannya, Koster menegaskan Tumpek Krulut tidak hanya dimaknai sebagai hari suci keagamaan, tetapi juga momentum mempererat silaturahmi sekaligus menggerakkan roda ekonomi rakyat.
Berikut daftar 15 lokasi UMKM kuliner yang terlibat dalam program makanan dan minuman gratis tersebut:
Kota Denpasar: Kedai Jenar (Jalan Kaliasem II A, Dangin Puri).
Kabupaten Badung: Babi Guling Men Lari (Jalan Raya Canggu, Munggu, Kuta Utara).
Kabupaten Bangli: Babi Guling Pande Bangli (Jalan Erlangga, Cempaga).
Kabupaten Buleleng: Kedai Kopi Dekakiang (Banyuasri) dan Bichito Coffee (Banjar Jawa).
Kabupaten Gianyar: Warung Nasi Pindang Dadong Rintin (Jalan Raya Sakah, Batuan Kaler, Sukawati) dan Warung Gorong/Nasi Jinggo (Jalan Dharma Giri, Gianyar).
Kabupaten Klungkung: Lawar X Balung Klungkung (Jalan Raya Batu Tabih, Takmung).
Kabupaten Tabanan: Kedai Tangkil (Dajan Peken).
Kabupaten Jembrana: Warung Babi Guling Bu Komang (Pendem), Warung Babi Guling Niki Bu Komang (Ubung), dan Griya Coffee–Space and Roastery (Jalan Ngurah Rai, Pendem).
Kabupaten Karangasem: Warung Babi Guling Mek Alit (Jalan Kesatrian) dan Toko Kopi Sumber Redjeki (Jalan Gajah Mada).
Melalui pesan “Ajeg Bali, Ajeg Kuliner Bali”, Pemerintah Provinsi Bali berharap momentum Tumpek Krulut kali ini tidak hanya diisi rasa syukur dan kasih sayang, tetapi juga memberi dampak ekonomi langsung agar UMKM kuliner lokal terus tumbuh dan menjadi kebanggaan krama Bali.