BERITA TERKINI
Tujuh Tips Menikmati Kuliner Lokal Saat Berkunjung ke Kalimantan Timur

Tujuh Tips Menikmati Kuliner Lokal Saat Berkunjung ke Kalimantan Timur

Berkunjung ke Kalimantan Timur kerap dianggap belum lengkap tanpa mencicipi makanan khasnya. Ragam kuliner di wilayah ini hadir dengan bahan, bumbu, dan cara penyajian yang berbeda-beda, mulai dari Samarinda, Balikpapan, Kutai Kartanegara, Bontang, Berau, hingga daerah lainnya. Agar pengalaman wisata terasa lebih berkesan, ada sejumlah langkah yang bisa dilakukan untuk menikmati kuliner lokal dengan lebih nyaman dan terarah.

1. Cari informasi makanan khas sebelum berangkat
Menyiapkan daftar makanan yang ingin dicoba sebelum perjalanan dapat membantu menentukan tujuan makan sekaligus mengatur anggaran. Beberapa menu yang kerap direkomendasikan antara lain nasi bekepor, ayam cincane, gence ruan, dan amplang. Nasi bekepor merupakan hidangan khas Kutai berupa nasi berbumbu yang dahulu berkaitan dengan lingkungan Kesultanan Kutai dan biasanya dinikmati bersama lauk serta sambal. Sementara ayam cincane dikenal sebagai ayam berbumbu rempah, dan amplang merupakan camilan renyah berbahan ikan.

2. Jangan hanya makan di restoran besar
Restoran besar memang mudah ditemukan, namun warung lokal sering menawarkan suasana yang lebih dekat dengan kehidupan masyarakat setempat. Pengunjung dapat bertanya kepada warga, pengemudi, petugas penginapan, atau teman yang tinggal di daerah tujuan untuk mendapat rekomendasi. Meski demikian, tetap perhatikan kebersihan tempat, kondisi makanan, jumlah pengunjung, serta cara penyimpanan. Warung yang ramai saat jam makan bisa menjadi pertimbangan, tetapi keputusan tetap perlu disesuaikan dengan kenyamanan masing-masing.

3. Kunjungi pasar tradisional
Pasar tradisional dapat menjadi pilihan untuk mengenal bahan makanan, jajanan, serta kebiasaan masyarakat lokal. Di lokasi ini, pengunjung bisa menemukan ikan segar, rempah, kue tradisional, makanan siap santap, hingga produk usaha rumahan. Salah satu contoh yang disebutkan adalah Pasar Palaran di Samarinda yang menawarkan bahan pangan, makanan siap santap, jajanan tradisional, dan amplang. Disarankan datang pada pagi hari karena pilihan makanan biasanya masih lengkap, serta menyiapkan uang tunai pecahan kecil agar transaksi lebih mudah.

4. Cicipi hidangan berbahan ikan
Kalimantan Timur memiliki beragam hidangan berbahan ikan. Salah satunya gence ruan, yakni ikan gabus atau ikan ruan yang dipanggang lalu disajikan dengan bumbu rempah bercita rasa gurih, pedas, dan sedikit manis. Sebelum memesan, pengunjung dapat menanyakan tingkat kepedasan karena beberapa sambal lokal bisa terasa lebih kuat bagi yang tidak terbiasa.

5. Pesan menu untuk dinikmati bersama
Bagi yang bepergian bersama keluarga atau teman, memesan beberapa menu berbeda untuk disantap bersama dapat menjadi cara untuk mencicipi lebih banyak hidangan tanpa harus membeli satu porsi penuh untuk setiap orang. Pilihan bisa dikombinasikan, misalnya nasi, lauk ikan, ayam, sayuran, sambal, dan jajanan penutup. Jumlah pesanan tetap perlu disesuaikan agar tidak ada makanan terbuang.

6. Perhatikan kebutuhan dan pantangan makanan
Pengunjung yang memiliki alergi, pantangan, atau kebutuhan khusus disarankan menanyakan bahan dan cara pengolahan makanan. Penilaian tidak cukup hanya dari tampilan karena beberapa hidangan mungkin menggunakan ikan, udang, terasi, santan, atau bahan lain yang perlu dihindari oleh sebagian orang. Bagi yang membutuhkan makanan halal, pertanyaan mengenai bahan dan proses memasak juga sebaiknya disampaikan langsung kepada penjual.

7. Pilih oleh-oleh yang aman dibawa
Amplang menjadi salah satu pilihan oleh-oleh karena mudah dikemas dan bertekstur renyah. Saat membeli, periksa kondisi kemasan, tanggal kedaluwarsa, komposisi, izin edar, serta petunjuk penyimpanan. Disarankan memilih produk dari pelaku UMKM lokal, sekaligus menghindari makanan dengan kemasan rusak, tidak tertutup rapat, atau tanpa informasi produk yang memadai. Bagi yang berada di Balikpapan, Galeri UMKM Provinsi Kalimantan Timur dapat menjadi salah satu tujuan untuk membeli oleh-oleh karena lokasinya dekat dengan Bandara SAMS Balikpapan atau Bandara Sepinggan Balikpapan.

Pada akhirnya, menikmati kuliner lokal di Kalimantan Timur tidak hanya soal mencari makanan enak, tetapi juga menjadi cara mengenal budaya, bahan pangan, dan kebiasaan masyarakat setempat. Dengan persiapan yang baik—mulai dari menyusun daftar makanan, mengunjungi pasar tradisional, mencicipi hidangan berbahan ikan, hingga aktif bertanya—perjalanan kuliner dapat terasa lebih aman, beragam, dan berkesan.