BERITA TERKINI
Tren Donat Pinkan Mambo Viral, Pelaku Usaha di Kediri Kembangkan Donat Labu

Tren Donat Pinkan Mambo Viral, Pelaku Usaha di Kediri Kembangkan Donat Labu

Kue donat dinilai masih memiliki daya tarik kuat meski telah dikenal luas sejak 1985. Dalam dialog interaktif Beranda Asta Cita bertema “UMKM” pada Senin, 9 Februari 2026, pelaku wirausaha kuliner Yolanda Permata Indah mengungkapkan bahwa viralnya donat Pinkan Mambo mendorongnya mencoba peluang bisnis camilan tersebut.

Yolanda, yang akrab disapa Yola dan berdomisili di Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, mengatakan ia tertarik membuat donat berbahan dasar labu setelah tren tersebut ramai di TikTok. Ia memilih labu sebagai pembeda karena, menurutnya, donat yang banyak dijual di wilayahnya umumnya berbahan kentang.

Yola juga membagikan pengalamannya terkait faktor yang memengaruhi tekstur donat. Menurutnya, donat yang empuk ditentukan oleh takaran lemak dari tiga bahan utama, yakni telur, margarin, dan susu. Ia menilai keluhan donat yang bantat kerap terjadi karena komposisi kandungan lemak yang belum tepat.

Selain berbicara soal resep, Yola menekankan pentingnya ketekunan dalam usaha makanan. Ia bercerita pernah berjualan kue mochi pada 2021 sebelum kemudian mencoba menjual donat labu saat tren donat Pinkan Mambo viral. Ia menyebut pelaku usaha perlu memperhatikan tren, tidak mudah menyerah ketika gagal, serta terus berinovasi.

Di tengah pesatnya perkembangan kuliner modern, donat disebut tetap diminati lintas generasi. Jika dulu donat identik dengan merek besar dan harga tinggi, kini produk serupa hadir dalam beragam varian topping dengan harga lebih terjangkau, dijual dari rumah hingga lapak pinggir jalan.