BERITA TERKINI
Tim Dapur SPPG MBG Tungku Gelar Bersih-Bersih Lingkungan untuk Jaga Standar Kebersihan

Tim Dapur SPPG MBG Tungku Gelar Bersih-Bersih Lingkungan untuk Jaga Standar Kebersihan

LEBAK – Tim dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) program Makan Bergizi Gratis (MBG) Tungku di Desa Pasar Keong, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Banten, menggelar kegiatan bersih-bersih lingkungan dapur dan area sekitar pada Sabtu (23/5/2026).

Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen menjaga kebersihan, kesehatan, serta kualitas pelayanan dalam mendukung program pemenuhan gizi bagi masyarakat. Seluruh tim dapur membersihkan area memasak, peralatan kerja, hingga lingkungan sekitar lokasi operasional.

Accounting SPPG Tungku, Nasrul Wahid, mengatakan kegiatan bersih-bersih tersebut bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari tanggung jawab bersama untuk menciptakan pelayanan yang sehat, aman, dan nyaman.

“Lingkungan yang bersih akan melahirkan pelayanan yang baik. Kami ingin memastikan seluruh proses penyajian makanan bergizi dilakukan dengan standar kebersihan yang maksimal. Ini juga menjadi bentuk kepedulian kami terhadap kesehatan masyarakat,” ujar Nasrul.

Ia menambahkan, semangat gotong royong yang dibangun seluruh tim menjadi kekuatan utama dalam menjaga konsistensi pelayanan di dapur MBG Tungku.

“Kami ingin menghadirkan suasana kerja yang penuh semangat, disiplin, dan kebersamaan. Dari dapur yang bersih, lahir makanan bergizi yang berkualitas untuk masyarakat,” katanya.

Sementara itu, investor sekaligus mitra MBG Tungku, H. Dadan, menyampaikan apresiasi kepada tim yang dinilai terus menjaga komitmen dan kekompakan dalam menjalankan program tersebut.

“Kegiatan ini menunjukkan bahwa kepedulian dimulai dari hal-hal sederhana. Kebersihan adalah pondasi utama dalam pelayanan pangan. Kami ingin MBG Tungku bukan hanya hadir memberikan makanan bergizi, tetapi juga menjadi contoh kedisiplinan, kepedulian, dan semangat kebersamaan,” kata H. Dadan.

Ia berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan agar tercipta lingkungan kerja yang sehat dan pelayanan yang semakin optimal bagi masyarakat.

“Semangat gotong royong seperti ini harus terus dijaga. Ketika semua bergerak bersama, maka manfaatnya akan dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” pungkasnya.