TikTok GO by Tokopedia disebut membantu pelaku usaha kuliner meningkatkan penjualan melalui konten visual yang terhubung langsung dengan proses pembelian. Sejumlah merchant mengklaim integrasi tersebut memudahkan konsumen bertransaksi tanpa perlu berpindah aplikasi, sekaligus mendorong kunjungan ke toko offline.
Group CEO and Co-Founder Kopi Kenangan, Edward Tirtanata, mengatakan kehadiran TikTok GO by Tokopedia membuat pertumbuhan bisnis Kopi Kenangan mencapai 30 kali lipat secara tahunan. Menurutnya, layanan tersebut dapat memotong perjalanan pembelian konsumen karena alur transaksi berlangsung lebih mulus.
Edward menambahkan, pertumbuhan di platform itu juga didorong peluncuran menu baru seperti Pistachio, Toffee, dan Tiramisu yang menarik perhatian audiens dan memicu rasa penasaran. Ia menyebut TikTok menjadi kanal utama promosi produk baru Kopi Kenangan, termasuk Pistachio Series yang diklaim menjadi menu best seller setelah dipromosikan di TikTok.
Dalam penjelasan yang sama, disebutkan TikTok yang berfokus pada konten visual dinilai efektif mendorong konsumen untuk mengunjungi toko offline, dengan konversi tinggi dari video ke kunjungan langsung. Penyajian produk yang menarik dan autentik di platform tersebut dikatakan membuat pengguna lebih tertarik mencoba produk secara langsung.
TikTok GO by Tokopedia juga menawarkan dukungan bagi merchant, mulai dari subsidi khusus untuk produk, peningkatan visibilitas agar lebih mudah ditemukan pengguna TikTok, hingga kolaborasi dengan kreator untuk memproduksi konten langsung di lokasi.
Selain Kopi Kenangan, D'cika Bakery menyampaikan dampak serupa. Main Director PT D'cika Prima, La Ode Haerun Ghowe, mengatakan tahun 2025 menjadi titik balik pertumbuhan bisnis digital perusahaan. Ia menyebut penjualan bertambah 94,11 persen, dengan penjualan online mencapai 137,97 persen.
Haerun menyatakan TikTok GO by Tokopedia berkontribusi 48,74 persen terhadap total penjualan online D'cika. Ia juga menilai kolaborasi tersebut membantu menjangkau Gen Z, yang sebelumnya disebut sulit diraih, dan setelah kerja sama penjualan naik drastis serta didominasi Gen Z.
Bakery yang berdiri sejak 2011 itu memfokuskan produk unggulan pada layanan TikTok GO by Tokopedia dan menggandeng kreator untuk ulasan Marble Cake. Haerun mengatakan konten promosi tersebut mencapai 16,6 juta views dengan 691,7 ribu likes.
Sejalan dengan visi menjadi layanan lokal terpadu yang paling tepercaya, TikTok GO by Tokopedia turut meluncurkan layanan baru untuk meningkatkan pengalaman pengguna, termasuk program “Buy with Ease, Refund Anytime” yang memungkinkan voucher yang tidak terpakai dikembalikan secara otomatis tanpa proses persetujuan.
Ke depan, TikTok GO by Tokopedia menyatakan siap menjadi layanan tepercaya bagi pengguna sekaligus pendorong pertumbuhan bisnis lokal. William menutup dengan menyampaikan keyakinan bahwa menghubungkan kreator, merchant, dan komunitas dapat menciptakan dampak ekonomi yang lebih luas dan berkelanjutan di Indonesia.