TANGERANG — Kawasan Hampton Square di Paramount Gading Serpong dinilai kian berkembang sebagai destinasi kuliner dan lifestyle. Sejumlah pelaku usaha yang membuka tenant di kawasan tersebut menyebut jumlah pengunjung menunjukkan tren meningkat, terutama pada akhir pekan.
Salah satu tenant yang akan segera hadir adalah Da Ma Rumah Es. Pemiliknya, Tohir, menyatakan optimistis terhadap potensi pasar di Hampton Square. Ia mengatakan konsep yang dibawa menghadirkan minuman tradisional Nusantara, seperti es pisang ijo, es selendang mayang, dan es alpukat.
“Untuk di Hampton Square cabang pertama, kita coba ekspansi di wilayah Tangerang. Kita sudah buka sejak satu tahun lalu di Makasar,” kata Tohir saat ditemui pada Kamis (16/4/2026).
Dari sektor restoran, Manager WU JI, Joel, menyampaikan performa bisnis di lokasi tersebut dinilai menggembirakan. Sejak mulai beroperasi pada Oktober 2025, jumlah konsumen disebut terus bertambah dan penjualan menunjukkan tren positif. “Konsep retoran keluarga, kita sediakan berbagai fasilitas untuk ruangan VIP dengan beragam menu dan rasa otentik tradisional cantonese,” ujarnya.
Antusiasme pengunjung juga dirasakan tenant Gudeg Mercon Bu Prih. Manager Marketing Gudeg Mercon Bu Prih, Jessica Malik, mengatakan sejak beroperasi pada Februari 2025, traffic pengunjung tergolong tinggi, terutama saat akhir pekan. “Traffic pengunjung cukup ramai dan sesuai dengan ekspektasi kami, khususnya saat weekend,” katanya.
Di sektor lifestyle, Nobu.y Salon turut mencatat perkembangan positif. Owner Nobu.y Salon, Yoshiki, menyebut salon yang dibukanya sejak Desember 2025 itu merupakan cabang kelima. Ia menambahkan sekitar 70 persen pelanggan berasal dari warga Jepang, sementara sisanya dari kalangan lokal, yang menunjukkan kawasan tersebut juga menarik bagi komunitas ekspatriat. “Banyak pelanggan yang berdomisili di sekitar Tangerang yang datang ke salon,” kata Yoshiki.
Dengan bertambahnya tenant dan meningkatnya kunjungan masyarakat, Hampton Square dinilai semakin menguat sebagai pusat aktivitas baru di Gading Serpong. Para pelaku usaha pun menyatakan optimisme kawasan ini akan terus tumbuh sebagai tujuan kuliner dan gaya hidup.

