BERITA TERKINI
Survei Jakpat 2025: Milenial Gemar Pesan Makanan Online pada Malam Hari, Ini Peluang bagi Usaha Kuliner Digital

Survei Jakpat 2025: Milenial Gemar Pesan Makanan Online pada Malam Hari, Ini Peluang bagi Usaha Kuliner Digital

Surabaya — Pelaku usaha kuliner digital mendapat peluang baru dari kebiasaan belanja generasi milenial. Survei Jakpat 2025 mencatat, 58 persen milenial di Indonesia rutin memesan makanan melalui aplikasi, dengan mayoritas transaksi dilakukan setelah pukul 18.00 WIB.

Kecenderungan ini menguat seiring kebiasaan konsumen yang memilih tetap di rumah pada malam hari. Saat aktivitas di luar berkurang, ponsel menjadi sarana utama untuk mencari camilan maupun makanan berat, termasuk menjelang waktu tidur.

Dari sisi pilihan menu, martabak tercatat sebagai makanan yang paling banyak dipesan dengan tingkat pesanan 50 persen. Setelah itu, pesanan didominasi jajanan pasar, dimsum, serta aneka makanan berkuah dan berbumbu kacang seperti siomay dan batagor.

Tren tersebut membuka ruang bagi pelaku usaha untuk memperkuat strategi penjualan di kanal digital, terutama pada jam-jam puncak. Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah mengoptimalkan layanan pada rentang waktu 18.00–23.00 WIB, saat permintaan berpotensi meningkat.

Selain menyesuaikan jam operasional, pelaku usaha dapat mempertimbangkan menu yang identik dengan “comfort food” untuk malam hari, seperti makanan ringan bercita rasa gurih atau manis, maupun menu hangat. Strategi promosi juga dapat dimanfaatkan, mengingat milenial kerap responsif terhadap potongan harga, cashback, bundling, atau program gratis ongkir untuk pemesanan malam.

Di tengah persaingan layanan pesan-antar, kualitas pengiriman dan kemasan menjadi faktor yang tidak bisa diabaikan. Makanan yang datang terlambat, tumpah, atau sudah dingin berisiko menurunkan kepuasan pelanggan dan memengaruhi kemungkinan pembelian ulang.