Sigli — Upaya pemenuhan gizi di tingkat desa terus diperluas di Kabupaten Pidie. Yayasan Citra Karsa Garuda Nusantara melalui SPPG Delima Keutapang Bambong, Desa Keutapang Bambong, Kecamatan Delima, kembali menyalurkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk kelompok prioritas B3—balita, ibu hamil, dan ibu menyusui—serta kader kesehatan, Sabtu (23/5/2026).
Program ini menyasar 1.001 penerima manfaat yang tersebar di 23 desa di Kecamatan Delima. Pendistribusian dilakukan sebagai bagian dari komitmen memperkuat kualitas kesehatan masyarakat melalui pemenuhan gizi yang terukur, berkelanjutan, dan tepat sasaran.
Rincian penerima manfaat di 23 desa tersebut meliputi Dayah Beuah (59), Sukon Lhong (57), Krueng Coet (36), Seupeung (32), Tunong (48), Mesjid Beuah (42), Raya (63), Daboh (36), Glee (19), Jambee (25), Kumbang (28), Reuba (38), Lueng Dama (58), Mesjid Bambong (42), Sagoe Bambong (55), Ruseb (33), Seukeum (35), Keutapang (74), Pangoe (21), Metareum (39), Ceurih Alue (49), Ceurih Cot (46), dan Ceurih Blang Me (66). Total keseluruhan mencapai 1.001 penerima.
Paket makanan bergizi yang dibagikan terdiri dari nasi putih, telur semur, tahu dengan labu siam dan labu tanah, tempe goreng, serta buah pisang. Susunan menu disebut mempertimbangkan keseimbangan nutrisi untuk mendukung kebutuhan gizi para penerima.
Mitra yayasan, Isfandiar, menyampaikan bahwa perhatian terhadap kelompok B3 menjadi prioritas karena berkaitan dengan pencegahan stunting, peningkatan kesehatan ibu dan anak, serta penguatan kualitas sumber daya manusia sejak dini. Ia berharap para penerima manfaat, khususnya balita, ibu hamil, ibu menyusui, dan kader kesehatan, dapat terus memperoleh asupan nutrisi yang baik.
Sementara itu, Pengawas Yayasan, M. Nasir, menegaskan pihaknya melakukan pengawasan aktif terhadap operasional, mulai dari distribusi, kebersihan dapur, keamanan lingkungan, hingga kesiapan sarana pendukung. Menurutnya, pengawasan rutin dilakukan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, termasuk sebagai langkah antisipasi terhadap risiko seperti musibah kebakaran yang pernah terjadi di SPPG Keumala.

