PANDEGLANG — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bama Pagelaran 016 resmi diluncurkan di Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, Banten, Sabtu (23/5/2026). Peluncuran ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses pemenuhan nutrisi bagi masyarakat, terutama anak usia sekolah dan kelompok yang membutuhkan perhatian terhadap pola konsumsi sehat serta seimbang.
Peresmian SPPG tersebut disebut sebagai dukungan terhadap program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Kehadiran SPPG diharapkan memperkuat layanan kesehatan berbasis pemenuhan nutrisi di tingkat kecamatan.
SPPG Bama Pagelaran 016 berada di bawah pembinaan Yayasan Danastri Ratu Pinasthika yang berfokus pada penguatan program sosial dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pelayanan kesehatan dan gizi berkelanjutan.
Prosesi peluncuran berlangsung khidmat dan dihadiri unsur Muspika Kecamatan Pagelaran, tokoh agama, tokoh masyarakat, relawan, serta warga sekitar. Antusiasme publik terlihat dari partisipasi berbagai elemen dalam rangkaian kegiatan tersebut.
Asisten Lapangan SPPG Bama Pagelaran 016, Lian Maulana, menyatakan bahwa keberadaan pusat pelayanan gizi ini ditujukan sebagai komitmen sosial untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia. Ia menilai persoalan gizi berkaitan erat dengan masa depan generasi bangsa dan membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
“Program ini merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap kebutuhan gizi masyarakat. Kami berharap keberadaan SPPG mampu memberikan manfaat langsung, terutama bagi anak-anak dan keluarga yang membutuhkan akses layanan pemenuhan nutrisi yang layak,” ujar Lian Maulana di sela kegiatan.
Lian menambahkan, keberhasilan pelayanan gizi memerlukan kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, unsur masyarakat, relawan sosial, hingga lembaga keagamaan, agar pelaksanaan di lapangan berjalan optimal dan berkesinambungan.
Perwakilan Muspika Kecamatan Pagelaran yang hadir menyampaikan apresiasi atas berdirinya fasilitas tersebut. Menurutnya, langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah meningkatkan kualitas kesehatan keluarga sekaligus memperkuat ketahanan generasi muda melalui akses pangan sehat.
“Kami menyambut baik kehadiran SPPG Bama Pagelaran 016 karena program ini memiliki orientasi yang jelas terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat. Kehadirannya diharapkan mampu memberikan manfaat nyata dan memperluas kesadaran pentingnya pola konsumsi sehat,” ujarnya.
Di tengah tantangan pemenuhan kesehatan masyarakat, terutama di kawasan pedesaan, pusat pelayanan gizi dinilai strategis untuk membantu menekan risiko kekurangan nutrisi sekaligus mendorong budaya hidup sehat di lingkungan warga.
Program Makan Bergizi Gratis menjadi salah satu agenda prioritas pemerintah dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia Indonesia. Fokus utamanya mencakup peningkatan kualitas asupan gizi anak guna menunjang pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, serta produktivitas generasi masa depan. Pemerintah juga berharap pembentukan jaringan pelayanan hingga tingkat kecamatan dapat membuat pemerataan akses makanan sehat lebih efektif menjangkau masyarakat.
Rangkaian acara ditutup dengan doa bersama dan sesi foto pengurus yayasan, unsur Muspika, tokoh masyarakat, serta relawan yang terlibat dalam pembentukan SPPG Bama Pagelaran 016. Pengelola berharap pelayanan pemenuhan gizi di wilayah Pagelaran dapat berjalan konsisten, adaptif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas, sekaligus menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk memperkuat layanan kesehatan yang inklusif dan berkelanjutan.

