Kekayaan kuliner tradisional masyarakat Dayak tidak hanya menghadirkan cita rasa khas, tetapi juga menyimpan pengetahuan lokal yang diwariskan lintas generasi. Salah satu yang dikenal di Kalimantan Tengah adalah Singkah Irit, hidangan tradisional yang menjadi bagian dari khazanah pangan masyarakat Dayak.
Singkah Irit merupakan olahan berbahan dasar pangan lokal yang diproses secara sederhana dengan memanfaatkan bahan-bahan yang tersedia di lingkungan sekitar. Cara pengolahan yang masih mempertahankan metode tradisional membuat makanan ini memiliki karakter rasa tersendiri, sekaligus mencerminkan kedekatan masyarakat Dayak dengan alam.
Keberadaan Singkah Irit juga lekat dengan kebiasaan masyarakat dalam memanfaatkan sumber pangan lokal secara bijak. Pengetahuan tentang pemilihan bahan, proses pengolahan, hingga penyajian menjadi bagian dari kearifan lokal yang terus diwariskan, terutama melalui keluarga dan lingkungan komunitas.
Melalui tradisi tersebut, Singkah Irit tidak hanya hadir sebagai hidangan yang dapat dinikmati, tetapi juga menjadi salah satu cara menjaga warisan budaya Dayak agar tetap dikenal dan memiliki tempat di tengah perkembangan zaman.