BERITA TERKINI
Sate Arsya di Lapai Padang Bertahan 18 Tahun dengan Racikan Kalio dan Rempah Alami

Sate Arsya di Lapai Padang Bertahan 18 Tahun dengan Racikan Kalio dan Rempah Alami

Padang dikenal sebagai kota dengan ragam kuliner yang terus hidup, termasuk sate yang telah lama menjadi salah satu ikon hidangan daerah. Di kawasan Lapai, sekitar Wisma Indah, terdapat sebuah warung sate yang disebut sebagai “permata tersembunyi” oleh sebagian pelanggan: Sate Arsya.

Lokasinya tidak berada di jalan utama yang ramai, namun Sate Arsya tetap bertahan selama 18 tahun di tengah persaingan usaha kuliner di Sumatera Barat. Warung ini dikelola Edisal, yang akrab disapa Pak Isal.

Kisah berdirinya Sate Arsya berawal dari pengalaman Pak Isal bekerja di Sate Icap, salah satu tempat sate yang dikenal di kawasan Padang Baru. Setelah bertahun-tahun belajar, ia memutuskan keluar pada 2004 untuk merintis usaha sendiri. Warung sate miliknya baru benar-benar berdiri pada 2008.

Nama “Arsya” diambil dari nama adiknya, Ardiansyah, yang turut membantu pada masa awal pembangunan usaha. Dengan modal sekitar Rp300 ribu, Pak Isal memulai dari nol. Dua tahun pertama disebut sebagai masa yang tidak mudah karena pelanggan masih sepi, hingga warung mulai dikenal dan ramai sekitar 2010.

Berdasarkan informasi dari kanal YouTube Bang Dodo, salah satu faktor yang membuat Sate Arsya tetap diminati adalah konsistensi rasa. Berbeda dari proses sate pada umumnya, daging di Sate Arsya tidak langsung dibakar, melainkan dimasak terlebih dahulu menggunakan bumbu kalio agar rempah meresap hingga ke serat daging.

Pak Isal menyebut bumbu yang digunakan berasal dari rempah alami tanpa pewarna buatan. Racikannya menghasilkan cita rasa pedas dengan sedikit sentuhan manis.

Dari sisi menu, Sate Arsya menawarkan pilihan yang cukup beragam. Selain sate daging sapi dan ayam, tersedia pula sate lokan (kerang muara) serta sate kulit ayam yang disebut menjadi favorit banyak pelanggan. Pengunjung juga dapat menambahkan menu seperti telur puyuh dan tahu.

Untuk satu porsi sate, harga yang ditawarkan sekitar Rp20.000.