BERITA TERKINI
Sarapan Pagi Dinilai Penting untuk Energi dan Asupan Gizi, Terutama bagi Anak dan Remaja

Sarapan Pagi Dinilai Penting untuk Energi dan Asupan Gizi, Terutama bagi Anak dan Remaja

Sarapan pagi disebut sebagai salah satu kebiasaan penting untuk mendukung aktivitas sepanjang pagi. Asupan makanan setelah tubuh beristirahat pada malam hari dapat membantu memenuhi kebutuhan energi dan zat gizi sebelum seseorang memulai berbagai kegiatan.

Kementerian Kesehatan RI menempatkan sarapan sebagai bagian dari penerapan gizi seimbang. Sarapan yang sehat dinilai dapat menyediakan energi untuk beraktivitas sehingga tubuh tetap bugar dan tidak mudah mengalami kelelahan. Asupan pada pagi hari juga disebut berperan dalam mendukung fungsi otak dan membantu menjaga konsentrasi.

Manfaat tersebut dipandang semakin penting bagi anak dan remaja yang membutuhkan asupan gizi untuk pertumbuhan sekaligus menjalani kegiatan belajar. Dalam sebuah systematic review yang dipublikasikan di Nutrition Research Reviews, sarapan secara umum dilaporkan memberikan manfaat terhadap kemampuan kognitif dibandingkan tidak sarapan, terutama pada anak dengan status gizi yang kurang baik.

Temuan lain yang diterbitkan dalam jurnal Nutrients dan mengkaji 50.066 anak serta remaja menyebutkan bahwa mereka yang melewatkan sarapan cenderung memiliki kualitas pola makan yang lebih rendah. Sejumlah penelitian dalam kajian tersebut juga menemukan hubungan antara kebiasaan melewatkan sarapan dan kelebihan berat badan atau obesitas.

Meski demikian, hubungan antara sarapan dan kesehatan tidak selalu dapat diartikan sebagai hubungan sebab akibat. Sejumlah kajian ilmiah menunjukkan hasil penelitian yang berbeda, terutama pada kelompok orang dewasa. Karena itu, kebiasaan sarapan disarankan dipandang sebagai salah satu bagian dari pola makan dan gaya hidup sehat secara keseluruhan.

Agar manfaatnya lebih optimal, sarapan dianjurkan tidak hanya mengutamakan rasa kenyang. Pilihan menu dapat dibuat beragam dengan memperhatikan sumber karbohidrat, protein, sayur atau buah, serta mencukupi kebutuhan air. Dengan cara ini, kebutuhan energi dan zat gizi dapat lebih baik terpenuhi sebelum memulai aktivitas.

Sarapan bukan sekadar mengisi perut pada pagi hari, melainkan juga kesempatan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian. Membiasakan sarapan dengan menu yang beragam dan bergizi dinilai dapat membantu tubuh menjalani aktivitas secara lebih optimal.