BERITA TERKINI
Ruang Cerita Ibu Digelar di Solo, Pemkot Surakarta dan PLN Sediakan Ruang Aman Dukungan bagi Perempuan

Ruang Cerita Ibu Digelar di Solo, Pemkot Surakarta dan PLN Sediakan Ruang Aman Dukungan bagi Perempuan

SOLO — Ruang Cerita Ibu bertajuk “Menghidupkan Cinta, Peran dan Perjalanan Menjadi Ibu” digelar di Kota Solo, Jumat (22/1/2026). Kegiatan ini menjadi ruang aman bagi para ibu dari berbagai latar belakang untuk saling berbagi cerita, saling menguatkan, serta mendapatkan dukungan dari Pemerintah Kota Surakarta dan PT PLN (Persero).

Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani mengatakan, kegiatan tersebut merupakan wujud kehadiran negara dan komunitas dalam mendampingi perempuan, khususnya para ibu yang berjuang sebagai kepala rumah tangga, pelaku UMKM, hingga ibu yang masih berupaya menyekolahkan anak-anaknya.

“Hari ini kita ingin menegaskan bahwa ibu-ibu tidak sendiri. Ada ruang bersama untuk perempuan saling mendukung. Saya juga berbagi sedikit perjalanan hidup saya, semoga bisa menginspirasi ibu-ibu agar tidak menyerah dan terus berjuang di jalannya masing-masing,” kata Astrid.

Menurut Astrid, Pemkot Solo menempatkan pemberdayaan perempuan sebagai prioritas, salah satunya melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB). Ia menyebut program semacam ini diharapkan dapat menyentuh masyarakat hingga tingkat akar rumput.

“Masih banyak ibu-ibu di Solo yang berjuang sendiri, membesarkan anak, dan bermimpi mengembangkan usahanya. Kami berterima kasih kepada PT PLN yang telah mendukung mimpi dan cita-cita ibu-ibu di Kota Solo,” ujarnya.

Direktur Distribusi PT PLN (Persero) Arsyadany G Akmalaputri menyampaikan, kegiatan tersebut sejalan dengan arahan pimpinan BUMN agar Srikandi BUMN terlibat langsung dalam pemberdayaan masyarakat. Ia menilai antusiasme peserta terlihat kuat dalam semangat saling mendukung antarsesama perempuan.

“Kalau dulu Srikandi BUMN lebih ke internal, sekarang kami diminta terjun langsung ke masyarakat. Hari ini saya melihat antusiasme luar biasa, terasa sekali women support women di Solo,” ucap Arsyadany.

Arsyadany menjelaskan, dukungan PLN tidak hanya berupa bantuan materi, tetapi juga penguatan pola pikir. Ia menyoroti bagaimana perempuan kerap merasa harus selalu kuat tanpa sempat memikirkan kelelahan diri.

“Di sini ibu-ibu diberi ruang untuk bercerita, saling menguatkan, berpelukan, dan mengekspresikan emosi. Setelah itu kami memberikan bantuan uang tunai Rp1 juta untuk modal kerja. Bukan soal besar kecilnya, tapi kesungguhan dan harapan yang tumbuh dari sana,” katanya.

Sementara itu, Founder & Direktur FHD Motivation sekaligus Ketua Forum Perempuan Berdaya Kota Surakarta menyebut program ini sebagai kolaborasi penguatan karakter dan pengembangan diri perempuan yang didukung penuh oleh PT PLN. Ia mengatakan, kegiatan ini membawa 50 perempuan rentan dari lima kecamatan untuk didampingi lintas profesi tanpa sekat status sosial.

“PLN menghidupkan sinar perempuan Indonesia. Dari Solo untuk Nusantara. Kami membawa 50 perempuan rentan dari lima kecamatan untuk didampingi lintas profesi, tanpa sekat status sosial, karena ibu adalah tonggak lahirnya generasi Indonesia ke depan,” tuturnya.

Ia menambahkan, rangkaian kegiatan juga dilengkapi dengan sesi healing, meditasi, journaling, hingga detoksifikasi emosi yang ditujukan untuk menyeimbangkan spiritualitas, empati, dan kesadaran diri.