Blangpidie—Instalasi Gizi bersama Poli Penyakit Dalam Rumah Sakit Umum Teungku Peukan (RSUTP) menggelar edukasi pola makan sehat bagi penderita diabetes melitus. Kegiatan penyuluhan gizi ini dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien sekaligus membantu mencegah komplikasi, dengan dukungan Diabetasol sebagai sponsor.
Penyuluhan berlangsung di ruang tunggu depan Poli Penyakit Dalam dan dibuka oleh Kepala Instalasi Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) RSUTP, Kasmawati, S.K.M., M.K.M. Kegiatan ini diikuti pasien rawat jalan serta keluarga pendamping.
Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSUTP, dr. Delfi Sanutra, Sp.PD, menjelaskan bahwa pengaturan diet yang teratur dan seimbang merupakan salah satu kunci utama dalam pengelolaan diabetes, selain pengobatan dan aktivitas fisik. Melalui penyuluhan tersebut, peserta mendapatkan pengetahuan tentang jadwal makan, porsi yang dianjurkan, serta contoh menu sehat yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala Instalasi Gizi sekaligus dietisien RSUTP, Mitha Riskina, S.Gz., RD., menyampaikan pentingnya pola makan yang sehat dan teratur bagi penderita diabetes melitus. Ia menjelaskan pemilihan jenis makanan, pengaturan porsi, serta pengendalian asupan gula sebagai langkah menjaga kadar glukosa darah tetap stabil. Menurutnya, pola makan seimbang dan disiplin berperan dalam mencegah komplikasi serta meningkatkan kualitas hidup pasien.
“Edukasi ini bertujuan membantu pasien agar lebih mandiri dalam mengatur pola makan dan mencegah risiko komplikasi. Dengan pola hidup sehat, kualitas hidup penderita diabetes dapat meningkat,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, perwakilan Diabetasol turut memberikan penjelasan mengenai produk yang disebut sebagai dukungan nutrisi bagi penderita diabetes maupun prediabetes. Ia menyampaikan bahwa Diabetasol merupakan nutrisi pengganti makan berupa susu serta pemanis khusus yang dirancang untuk membantu mengontrol kadar gula darah. Produk tersebut disebut mengandung Vita Digest, karbohidrat lepas lambat dengan indeks glikemik rendah, serta tinggi serat, kalsium, dan vitamin, dan tersedia dalam varian bubuk serta UHT.
RSUTP menyatakan kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen rumah sakit dalam menghadirkan program promotif dan preventif. Melalui edukasi berkelanjutan, pasien diharapkan tidak hanya memperoleh layanan medis, tetapi juga pemahaman yang lebih baik untuk mendukung pengelolaan penyakitnya.

