SIDRAP — Bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-3 RS Adinda Medical Centre, rumah sakit tersebut memperkenalkan inovasi digital di bidang kesehatan melalui peluncuran fitur “Ruang Gizi Anak” pada platform SAMA-AI. Fitur ini merupakan asisten gizi berbasis kecerdasan buatan yang dirancang untuk mendampingi orang tua dalam mengawal tumbuh kembang anak.
Peluncuran ini berangkat dari keprihatinan terhadap masih tingginya kebingungan orang tua saat mencari informasi kesehatan dan gizi anak di internet. Informasi yang beredar dinilai kerap tidak tervalidasi dan saling bertentangan, sehingga memicu kecemasan, terutama ketika anak mengalami Gerakan Tutup Mulut (GTM), berat badan sulit naik, atau dicurigai memiliki alergi makanan.
Penanggung Jawab Unit SIMRS RS Adinda Medical Centre, Arfan Fahri, S.Kom., MTCNA., MTCRE, menyebut Ruang Gizi Anak di SAMA-AI sebagai inovasi yang bermanfaat untuk mendukung edukasi gizi kepada masyarakat. Ia menilai akses informasi yang lebih mudah dan cepat dapat membantu masyarakat memahami pentingnya pemenuhan gizi seimbang, terutama untuk upaya pencegahan stunting sejak dini.
Kepala Bidang Umum dan Keuangan RS Adinda Medical Centre, Mene Paradilla, S.KM., M.A.R.S, mengatakan SAMA-AI tidak hanya dikembangkan untuk mendukung produktivitas, tetapi juga diharapkan hadir di tengah keluarga Indonesia sebagai pendamping dalam menjaga kesehatan anak. Menurutnya, Ruang Gizi Anak dapat diakses selama 24 jam dan memungkinkan orang tua berdialog mengenai kondisi anak untuk memperoleh rekomendasi yang disesuaikan, termasuk berdasarkan usia, berat badan, tinggi badan, riwayat alergi, hingga tingkat aktivitas anak.
Direktur RS Adinda Medical Centre, drg. Widyanti, menjelaskan salah satu keunggulan SAMA-AI adalah kemampuannya memahami bahan pangan lokal Indonesia. Sistem ini dapat memberikan rekomendasi menu bergizi menggunakan bahan yang mudah ditemukan di pasar tradisional, seperti ikan lele, tempe, hati ayam, telur puyuh, dan daun kelor sebagai sumber protein serta zat besi untuk membantu mencegah stunting.
Selain itu, tersedia fitur Generator Resep Isi Kulkas yang dapat membantu orang tua mendapatkan ide menu sehat berdasarkan bahan makanan yang tersedia di rumah. Platform ini juga dilengkapi kemampuan memantau kurva pertumbuhan anak dengan menganalisis data berat dan tinggi badan secara berkala. Jika terdeteksi indikasi pertumbuhan yang tidak optimal, sistem akan memberikan peringatan dini dan menyarankan konsultasi dengan dokter spesialis anak.
RS Adinda Medical Centre menyebut SAMA-AI dirancang menggunakan bahasa yang empatik, mudah dipahami, dan tidak menghakimi agar dapat menjadi teman diskusi yang menenangkan bagi orang tua.
Melalui peluncuran Ruang Gizi Anak, SAMA-AI menargetkan perluasan akses masyarakat terhadap edukasi gizi berkualitas. Platform ini dapat diakses melalui tautan https://pelayanan-sama.adindamedicalcentre.com dengan memilih menu “Ruang Gizi Anak”.