Cigombong, Bogor — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi Fakultas Ilmu Pangan Halal (FIPHAL) dan Fakultas Pertanian (FAPERTA) Universitas Djuanda (UNIDA) Desa Cisalada menggelar edukasi gizi bertajuk “Petualangan Pahlawan Cilik dan Detektif Jajanan Sehat” di SDN Cukanggaleuh, Desa Cisalada, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Rabu (5/8/2026).
Kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai pola hidup bersih dan sehat, terutama terkait bahaya kuman, teknik mencuci tangan yang benar, serta cara memilih jajanan sehat.
Ketua pelaksana kegiatan, Reyna Charanicha, mengatakan program tersebut diharapkan dapat menambah pengetahuan dan kesadaran siswa tentang bahaya kuman serta pentingnya mencuci tangan dengan benar. Ia juga berharap siswa mampu memilih jajanan sehat agar kebiasaan hidup bersih dan sehat dapat diterapkan dalam keseharian.
“Kami ingin anak-anak tidak hanya tahu secara teori, tetapi juga terbiasa mempraktikkannya setiap hari, baik di sekolah maupun di rumah,” ujar Reyna.
Dalam sesi edukasi, mahasiswa KKN Muhammad Zidan Rama Saputra memaparkan tujuh langkah mencuci tangan yang baik dan benar. Salah satu poin yang ditekankan adalah menggosok sela-sela jari dengan sabun untuk membersihkan bagian yang kerap luput namun berpotensi menjadi tempat kuman menempel.
“Setelah tanganmu basah dan ada sabunnya, coba jalin jari-jari tanganmu seperti orang bersalaman, lalu gosok-gosok sela-selanya dengan lembut. Kenapa harus digosok? Karena di sela-sela jari itu suka bersembunyi kuman-kuman kecil yang nggak kelihatan sama mata kita. Kalau nggak digosok, kuman-kuman itu bisa ikut masuk ke makanan yang kita pegang, terus bisa bikin kita sakit perut,” jelas Zidan kepada para siswa.
Materi kemudian dilanjutkan oleh mahasiswa KKN Syifa Nur Aulia yang menjelaskan pentingnya mengonsumsi makanan bergizi. Ia mengenalkan tiga kelompok makanan, yakni sumber tenaga, sumber protein, serta sayur dan buah yang berperan sebagai pelindung daya tahan tubuh.
“Kenapa sih kita harus makan makanan yang bergizi? Supaya tubuh kita punya tenaga buat berlari, belajar, dan bermain. Tenaga itu datang dari nasi, jagung, dan roti. Lalu, apa yang bikin badan kita tumbuh tinggi dan kuat? Itu dari telur, ikan, ayam, dan tempe. Terus, siapa yang menjaga kita supaya nggak gampang sakit? Itu tugas sayur dan buah. Jadi, yuk makan makanan bergizi setiap hari,” papar Syifa.
Untuk menguatkan pemahaman, panitia juga mengajak siswa mengikuti permainan edukatif bertajuk “Super Food” dan “Danger Food”. Melalui permainan tersebut, siswa dikenalkan pada ciri-ciri jajanan yang aman dan jajanan yang berisiko bagi kesehatan, sehingga mereka dapat membedakan pilihan makanan yang lebih sehat.
Rangkaian edukasi gizi ini merupakan bagian dari program kerja KKN Kolaborasi FIPHAL dan FAPERTA UNIDA di Desa Cisalada, sebagai upaya membangun kesadaran hidup sehat sejak dini di kalangan siswa sekolah dasar.