Yogyakarta tak hanya dikenal sebagai tujuan wisata, tetapi juga menjadi salah satu daerah favorit bagi pelaku usaha kuliner. Arus wisatawan yang tinggi, ditambah keberadaan banyak kampus dan sekolah, dinilai membuat pasar kuliner di wilayah ini terus menarik untuk digarap.
Di tengah potensi tersebut, Ramen Mura & Coffee membuka cabang baru Wirosaban yang berlokasi di Kragilan, Banguntapan, Bantul, tepatnya di sebelah barat kampus UAD di Jalan Ring Road Selatan. Peresmian cabang ini berlangsung pada Jumat (16/1/2025) sore.
Pembukaan dilakukan oleh CEO PT Sembilan Sariboga Indonesia, Jocelyn Pandi dan Raymon Pandi, dengan pengguntingan pita. Setelah itu, para tamu undangan dari berbagai kalangan menikmati menu yang disajikan. Perwakilan NinePav Group Singapura, Neil Sisgori, juga tampak hadir.
Outlet Wirosaban menjadi cabang ketiga Ramen Mura & Coffee dengan konsep baru yang mengintegrasikan sajian ramen khas Jepang dengan pengalaman kafe modern. Pengunjung dapat menikmati ramen yang dipadukan dengan kopi spesial racikan brand. Selain ramen dan kopi, tersedia pula menu pendukung seperti don series (nasi), snack bites, serta pilihan menu lainnya.
Ramen Mura merupakan bagian dari ekosistem brand kuliner Gerobak'Ku yang berada di bawah naungan NinePav Group, perusahaan berbasis di Singapura yang mengembangkan berbagai brand dan model bisnis kuliner. Melalui Gerobak'Ku, NinePav Group mengelola sejumlah unit usaha, antara lain Ramen Mura, Sumpit'Ku, Kopi'Ku, Gerobak'Ku Express, serta Gerobak'Ku Frozen Food.
Gerobak'Ku dikembangkan sebagai platform bisnis kuliner terintegrasi yang menekankan standarisasi operasional, kualitas produk, serta inovasi berkelanjutan untuk mendukung pertumbuhan mitra dan perluasan pasar di berbagai wilayah Indonesia.
Jocelyn Pandi menyebut Yogyakarta memiliki karakter sebagai kota wisata, budaya, seni, dan pendidikan, sehingga perusahaan optimistis pasar akan terus berkembang. Ia juga menilai salah satu keunggulan Ramen Mura di Yogyakarta adalah variasi menu dengan harga yang lebih murah. Raymon Pandi menambahkan, konsep Ramen Mura ditujukan agar dapat dikonsumsi seluruh kalangan sehingga dibuat lebih terjangkau, dengan penyesuaian menu terhadap pasar di Yogyakarta. Selain di Yogyakarta, Ramen Mura juga telah hadir di sejumlah kota besar lain di Indonesia.
Ke depan, perusahaan berencana memunculkan brand baru bernama Ramen Go dengan konsep mobile selling yang akan dikembangkan di berbagai wilayah strategis. Ramen Go dirancang untuk menghadirkan pengalaman menikmati ramen yang lebih fleksibel serta memperluas akses kuliner bagi berbagai segmen pelanggan.
Sementara itu, Direktur Utama PT Sembilan Cipta Indonesia, Ayu Febri Anggita, menyampaikan pengembangan konsep Ramen Mura & Coffee serta inovasi lintas brand menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan. Adapun Willy Kuandi selaku Franchisee Partner PT Wiratama Kuliner Cahaya menyatakan optimismenya terhadap potensi pertumbuhan Ramen Mura dan brand lain di bawah naungan Gerobak'Ku.

