Bisnis kuliner jajanan tradisional di Kabupaten Aceh Singkil terus menggeliat. Salah satu yang ramai diminati adalah Gerai Ubi Bakar Madu Cilembu yang berlokasi di Simpang 4 Rimo, Kecamatan Gunung Meriah.
Gerai ini menawarkan ubi bakar bercita rasa manis dengan tekstur lembut. Keunggulannya terletak pada teknik pembakaran khusus yang membuat ubi mengeluarkan cairan karamel alami menyerupai madu, sehingga menghasilkan rasa legit yang menjadi daya tarik bagi berbagai kalangan.
Antrean pembeli disebut kerap terlihat setiap hari. Farhan, salah seorang pekerja di gerai tersebut, mengatakan proses pembakaran menjadi kunci utama untuk mendapatkan rasa dan tekstur yang diinginkan.
“Alhamdulillah, respons pelanggan sangat bagus. Sehari kita bisa menjual sampai 80 kilogram, bahkan lebih. Rahasianya memang di cara pembakaran, kita tidak bisa terburu-buru agar manis madunya keluar sempurna dan tekstur ubinya benar-benar lembut,” ujar Farhan, Senin, 20 April 2026.
Dengan menjaga kualitas secara konsisten, gerai tersebut mampu mencatat omzet jutaan rupiah per hari. Gerai ini buka setiap hari dari pagi hingga malam. Ubi cilembu matang dijual seharga Rp35 ribu per kilogram, sementara ubi mentah Rp25 ribu per kilogram.
Bagi warga Aceh Singkil dan sekitarnya, gerai ini menjadi salah satu pilihan untuk menikmati ubi bakar madu cilembu yang hangat dan legit.

