Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah atau awal Ramadan 2026 jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Keputusan tersebut diambil berdasarkan hasil sidang isbat yang digelar pada Selasa malam, 17 Februari 2026. Dengan penetapan itu, masyarakat Muslim di Indonesia akan memulai puasa Ramadan pada 19 Februari 2026.
Memasuki Ramadan, hari pertama puasa kerap menjadi masa yang terasa paling berat bagi sebagian orang. Tubuh masih beradaptasi dari pola makan dan minum yang sebelumnya lebih bebas menjadi terbatas. Akibatnya, keluhan seperti lemas, pusing, hingga sulit berkonsentrasi dapat muncul sejak pagi dan bertahan sampai menjelang waktu berbuka.
Kondisi tersebut dinilai wajar, namun bukan berarti tidak bisa diatasi. Dengan persiapan yang tepat, tubuh dapat tetap terasa segar dan energi lebih stabil sepanjang hari pertama puasa.
Penyebab tubuh lemas di hari pertama puasa
Rasa lemas pada hari pertama puasa umumnya terjadi karena perubahan drastis pada asupan energi. Jika sebelumnya tubuh memperoleh pasokan glukosa secara rutin, saat berpuasa tubuh perlu menyesuaikan diri untuk menggunakan cadangan energi dari dalam tubuh.
Selain itu, berkurangnya asupan cairan dapat memicu dehidrasi ringan. Dampaknya bisa berupa tubuh cepat lelah, mulut kering, dan konsentrasi menurun, terutama bagi mereka yang sebelumnya terbiasa mengonsumsi kopi atau minuman manis secara berlebihan.
Cara mengatasi lemas di hari pertama puasa
Merujuk informasi dari laman resmi Kementerian Kesehatan, terdapat beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk membantu mengatasi rasa lemas saat berpuasa. Langkah-langkah ini ditujukan untuk membantu tubuh beradaptasi dengan perubahan pola makan dan minum selama Ramadan.
(Rincian langkah-langkah tersebut tidak tercantum lengkap dalam data yang tersedia.)

