BERITA TERKINI
Posyandu ILP Desa Manting Berikan PMT untuk Lansia, Sajikan Menu Kroket Singkong

Posyandu ILP Desa Manting Berikan PMT untuk Lansia, Sajikan Menu Kroket Singkong

Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) Desa Manting, Kabupaten Mojokerto, menggelar kegiatan Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi lansia di Polindes Desa Manting, Selasa (11/8/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan layanan kesehatan dasar di tingkat desa dengan pendekatan pencegahan terhadap masalah gizi.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan tersebut menyasar 50 orang lanjut usia dan 40 anak balita yang terdaftar di Posyandu Lansia serta Posyandu Balita Desa Manting. Kehadiran dua kelompok sasaran dalam satu rangkaian kegiatan mencerminkan integrasi layanan kesehatan yang menitikberatkan pada pemantauan berkala dan pendidikan gizi bagi kelompok rentan.

Menu utama yang disajikan adalah kroket singkong dengan sayuran mentah. Olahan ini memanfaatkan singkong sebagai bahan pangan lokal desa, yang diharapkan dapat menekan biaya produksi sekaligus mendukung keberlanjutan program PMT di tingkat komunitas.

Kroket singkong yang dibagikan dibuat dari singkong 2 kg, ayam 1 kg, wortel 1 kg, dan 2 butir telur, serta bumbu margarin, garam, lada, dan gula secukupnya. Setiap lansia menerima satu porsi dengan ukuran yang diatur agar tetap memberikan kombinasi karbohidrat, protein, dan serat tanpa berlebihan.

PMT di Posyandu Lansia ditujukan untuk meningkatkan mutu gizi, mencegah malnutrisi, serta mendukung aktivitas harian lansia melalui menu seimbang dan mudah dicerna. Prinsip gizi seimbang bagi lansia juga menekankan peningkatan konsumsi sayur dan buah, kecukupan protein dari sumber hewani maupun nabati, serta pembatasan gula, garam, dan lemak berlebih.

Selain pembagian makanan, kegiatan ini turut dimanfaatkan untuk edukasi keluarga mengenai pentingnya pemenuhan gizi yang sesuai bagi lansia. Harapannya, ketahanan gizi di tingkat rumah tangga dapat meningkat dan berdampak pada kesehatan lansia secara berkelanjutan.

Rangkaian kegiatan juga menjadi kesempatan bagi kader posyandu dan tenaga kesehatan di Polindes Desa Manting untuk memperkuat pendataan status gizi lansia melalui pengukuran sederhana dan pencatatan rutin. Data tersebut direncanakan menjadi dasar penyusunan menu PMT bulan berikutnya agar lebih bervariasi, sekaligus tetap mengutamakan pemanfaatan sumber pangan lokal.

Dalam kesempatan yang sama, lansia serta pendamping balita mendapatkan edukasi singkat tentang pola makan sehat, pentingnya aktivitas fisik ringan, dan cara mengolah singkong serta sayuran menjadi menu harian bergizi. Pengelola Posyandu ILP Desa Manting juga berencana memperluas variasi menu PMT dengan memanfaatkan bahan lokal lain, seperti olahan singkong, jagung, dan produk kebun warga, untuk mengurangi ketergantungan pada pangan industri.

Melalui pendekatan tersebut, Posyandu ILP di Desa Manting diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai tempat pemeriksaan kesehatan, tetapi juga menjadi pusat pendidikan gizi dan penguatan ketahanan pangan berbasis komunitas.