BERITA TERKINI
PKK Majalengka Dorong Gerakan Rumah Sehat untuk Perkuat Gizi dan Kemandirian Pangan Keluarga

PKK Majalengka Dorong Gerakan Rumah Sehat untuk Perkuat Gizi dan Kemandirian Pangan Keluarga

Tim Penggerak PKK Kabupaten Majalengka terus mendorong pemberdayaan keluarga melalui gerakan berbasis rumah tangga yang menekankan kemandirian pangan dan pemenuhan gizi sebagai fondasi kesehatan masyarakat.

Ketua TP-PKK Kabupaten Majalengka, Hj Iim Maemunah Suherman, mengatakan salah satu fokus utama yang diperkuat adalah konsep rumah sehat dan kebun PKK. Program ini diarahkan agar kebutuhan gizi keluarga dapat dipenuhi dari lingkungan rumah.

“Di rumah sehat atau kebun PKK itu, kita upayakan semua kebutuhan gizi keluarga ada. Mulai dari sayuran, protein, sampai sumber pangan lainnya,” ujar Iim Maemunah Suherman, Minggu, 8 Februari 2026.

Ia menjelaskan, pemenuhan gizi keluarga tidak hanya bertumpu pada kegiatan menanam sayuran. Keluarga juga didorong untuk memiliki kolam ikan, peternakan telur, serta menanam tanaman obat keluarga (TOGA). Upaya tersebut dipandang sebagai satu kesatuan untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dari tingkat paling dasar.

Dalam pelaksanaannya, PKK Majalengka menggulirkan program satu rumah minimal lima tanaman sayur atau TOGA. Program ini disebut bersifat wajib dan diharapkan dapat diterapkan seluas mungkin oleh masyarakat.

“Minimal lima. Tapi kalau bisa lebih banyak tentu lebih baik. Karena selain untuk gizi dan kesehatan, ini juga bisa mengungkit ekonomi keluarga,” katanya.

Iim menegaskan, program rumah sehat dan kebun PKK bukan kegiatan sementara. Menurutnya, program tersebut merupakan program lama yang terus diperkuat dan telah diinstruksikan untuk dijalankan hingga tingkat desa di seluruh Kabupaten Majalengka.

“Saya sudah instruksikan agar ini menyebar ke desa-desa. Ini bukan program baru, tapi memang sudah menjadi bagian dari jati diri PKK,” ucapnya.

Di tengah tantangan isu kesehatan, gizi keluarga, dan ketahanan pangan, TP-PKK Majalengka berharap kebiasaan menanam dan memproduksi pangan sendiri dapat menjadi gaya hidup masyarakat.

“Harapannya ini menjadi gaya hidup orang Majalengka. Karena dari rumah, kita bisa meningkatkan derajat kesehatan, memperbaiki gizi keluarga, sekaligus memperkuat ekonomi,” ujar Iim.

Melalui gerakan dari pekarangan rumah, PKK Majalengka menargetkan terbangunnya keluarga yang lebih sehat, mandiri, dan sejahtera.