Muara Teweh — Ketua TP PKK Barito Utara, Maya Savitri Shalahuddin, menyatakan dukungannya terhadap upaya peningkatan kualitas gizi siswa melalui kegiatan Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman (B2SA). Program ini dinilai sejalan dengan pembangunan sumber daya manusia yang unggul dengan memanfaatkan pangan lokal bergizi.
"Melalui kegiatan B2SA Goes To School ini kami berharap para siswa dapat memperoleh pengetahuan dan pemahaman tentang pentingnya memiliki makanan yang sehat, memanfaatkan pangan lokal yang tersedia di daerah kita serta menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari," kata Maya Savitri saat menghadiri B2SA Goes To School di SDN-1 Kandui, Kecamatan Gunung Timang, Selasa.
Kegiatan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan setempat itu diikuti 69 siswa-siswi. Program ini ditujukan sebagai edukasi pola konsumsi pangan sehat sejak usia dini.
Maya Savitri menilai edukasi sejak anak berada di bangku sekolah merupakan langkah strategis untuk membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter. Ia juga mengajak para guru serta orang tua untuk mendampingi anak-anak membiasakan konsumsi makanan sehat.
"Mari bersama-sama mendampingi anak-anak dalam membiasakan konsumsi makanan sehat serta mengurangi konsumsi makanan yang tinggi gula, garam, dan lemak secara berlebihan dengan mengedepankan konsep konsumsi pangan B2SA untuk mewujudkan generasi sehat, aktif, dan produktif," ujarnya.
Ketua Panitia, Erni Herawati, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya pola konsumsi pangan B2SA berbasis sumber daya lokal. "Untuk peserta B2SA Goes To School hari ini diikuti oleh siswa-siswi SDN-1 Kandui sebanyak 69 orang," jelasnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Barito Utara, Yudi E Rakhman, menyebut kegiatan ini sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah dalam pencegahan serta percepatan penurunan stunting di Barito Utara.
"Sehingga perlu adanya sinergi dari semua lintas sektoral dan organisasi perangkat daerah teknis untuk dapat melakukan berbagai upaya meningkatkan kualitas konsumsi pangan masyarakat, khususnya bagi anak-anak kita sebagai generasi penerus bangsa," kata Yudi.

