BERITA TERKINI
Pizza Gaza Kembangkan Bisnis Kuliner Berbasis Pemberdayaan dan Dukungan Pendidikan

Pizza Gaza Kembangkan Bisnis Kuliner Berbasis Pemberdayaan dan Dukungan Pendidikan

Pizza Gaza menyatakan terus memperkuat komitmennya membangun bisnis kuliner yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan usaha, tetapi juga memberi manfaat bagi masyarakat. Dengan visi penguatan perekonomian dan pendidikan, usaha ini menjalankan pemberdayaan warga sekitar, mendukung pelaku UMKM, serta menyalurkan sebagian hasil usaha untuk kegiatan sosial di Indonesia dan Palestina.

Pizza Gaza didirikan pada 2024 setelah bisnis buku yang sebelumnya dijalankan mengalami penurunan. Pada awalnya, usaha ini disebut sebagai kelanjutan dari kegiatan penggalangan dana yang sebelumnya dilakukan melalui penjualan berbagai produk merchandise Palestina, dengan hasil penjualan digunakan untuk membantu masyarakat Gaza yang terdampak konflik.

Usaha ini bermula dari inisiatif Faruq, seorang anak berusia 13 tahun yang memiliki hobi memasak dan mencoba meracik resep pizza sendiri. Resep tersebut kemudian dikembangkan bersama racikan adiknya hingga tercipta resep pizza untuk keluarga. Setelah menerima banyak testimoni positif, Faruq mulai membuat pizza untuk dijual sebagai salah satu pilihan produk di usaha frozen milik ibunya.

Nama Pizza Gaza dipilih sebagai bentuk semangat untuk berafiliasi pada perjuangan Palestina. Seiring berkembangnya usaha, Pizza Gaza memperluas produk ke sektor kuliner dan kini menyediakan beragam makanan serta produk camilan yang dapat dipesan melalui situs resminya.

Dalam kurun sekitar dua tahun, Pizza Gaza berkembang menjadi ekosistem bisnis sosial yang melibatkan reseller, pekerja dari kelompok masyarakat kurang mampu, serta pelaku UMKM binaan. Sekitar 90 persen penjualan disebut didukung oleh jaringan reseller yang tersebar di berbagai wilayah, terutama Jawa Tengah dan Jawa Timur. Model berbasis reseller ini dirancang untuk membuka peluang penghasilan, sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat di berbagai daerah, karena memungkinkan orang menjalankan usaha dengan menjual produk tanpa membangun bisnis dari awal.

Pizza Gaza juga menyatakan memberdayakan masyarakat di lingkungan sekitar. Sebanyak 99 persen tenaga kerja yang terlibat dalam operasionalnya disebut berasal dari kelompok masyarakat duafa di sekitar lokasi usaha, dengan kesempatan untuk bekerja, mengembangkan keterampilan, dan memperoleh penghasilan.

Selain mengembangkan produk sendiri, Pizza Gaza juga menjadi wadah bagi UMKM binaan. Produk dari pelaku usaha tersebut dibantu pemasarannya dan ditawarkan melalui jaringan penjualan Pizza Gaza sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem usaha yang saling mendukung.

Kontribusi pendidikan dan kemanusiaan

Komitmen sosial Pizza Gaza diwujudkan melalui program kemanusiaan dan pendidikan. Di Gaza, Pizza Gaza disebut telah berkontribusi dalam pembangunan dua sekolah untuk mendukung keberlanjutan pendidikan anak-anak. Sementara di Indonesia, Pizza Gaza disebut telah mendirikan dua sekolah pendidikan anak usia dini (PAUD) serta memberikan beasiswa kepada anak-anak yang membutuhkan.

Dukungan sosial lainnya juga disalurkan untuk membantu masyarakat terdampak bencana alam, pembangunan sumur, dan kegiatan kemanusiaan lainnya. Di tengah perluasan kontribusi tersebut, Pizza Gaza menyatakan tetap mempertahankan komitmen awal membantu masyarakat Gaza, sekaligus berharap model bisnis yang dijalankan dapat menginspirasi pelaku UMKM lain menghadirkan manfaat sosial melalui kegiatan usaha.

Dukungan distribusi dan penghargaan

Dalam mendukung pertumbuhan jaringan reseller dan memperluas jangkauan pelanggan, Pizza Gaza memanfaatkan layanan pengiriman sebagai bagian dari operasional. Paxel disebut berperan mendukung distribusi produk Pizza Gaza, khususnya ke Jawa Tengah dan Jawa Timur. Seiring perkembangan bisnis, distribusi juga mulai diperluas ke Sumatera dan Kalimantan dengan memanfaatkan layanan Paxel.

Melalui layanan PaxelBig, Pizza Gaza dapat mengirimkan produk dalam jumlah besar ke area yang terjangkau jaringan Paxel. Dukungan logistik ini disebut membantu kelancaran distribusi, memperluas jangkauan pasar, dan mendukung aktivitas reseller di berbagai kota.

Atas inovasi, pertumbuhan bisnis, dan kontribusi sosialnya, Pizza Gaza meraih penghargaan pemenang kategori Pendatang Baru (Newcomer) dalam Paxel eKuliner Awards 2025. Pada 2026, Pizza Gaza kembali terpilih sebagai salah satu nominasi Paxel eKuliner Awards 2026.

Paxel eKuliner Awards 2026 menjadi bagian dari rangkaian Paxel Festival eKuliner yang dijadwalkan berlangsung pada 28 November 2026 di Gafoy Mall, Kelapa Gading. Festival ini disebut akan menghadirkan penyelenggaraan awards serta food bazaar dengan berbagai tenant kuliner, sebagai ruang apresiasi sekaligus pertemuan pelaku usaha kuliner lokal dengan masyarakat.

Bagi Pizza Gaza, keterlibatan kembali dalam nominasi tahun ini disebut tidak hanya menjadi pengakuan terhadap pertumbuhan bisnis, tetapi juga memperkuat pesan bahwa bisnis kuliner dapat berkembang sambil membawa dampak sosial. Dengan dukungan jaringan reseller, logistik, serta komitmen pada pemberdayaan ekonomi dan pendidikan, Pizza Gaza berharap manfaat yang diberikan dapat menjangkau lebih banyak penerima.