PALEMBANG — Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) melalui Fuel Terminal (FT) Lahat menggelar kegiatan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) serta sosialisasi pola asuh dan gizi seimbang bagi masyarakat di Posyandu Kelurahan Kota Negara, Kecamatan Lahat, Kabupaten Lahat, Senin (27/7).
Kegiatan yang merupakan bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini menyoroti pentingnya masa 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) sebagai periode yang menentukan kualitas tumbuh kembang anak. Melalui program tersebut, Pertamina mendorong peningkatan pemahaman masyarakat tentang pemenuhan gizi seimbang, pola asuh yang tepat, serta pemantauan tumbuh kembang anak guna mencegah stunting sejak dini.
Program diikuti 55 peserta yang terdiri atas masyarakat, kader Posyandu, dan Pemerintah Kelurahan Kota Negara. Materi edukasi disampaikan oleh dr. Mei Syahara bersama Rumiyanti, ahli gizi Puskesmas Perumnas Lahat. Peserta mendapatkan penjelasan mengenai sumber gizi bagi anak, pentingnya pemenuhan gizi seimbang, serta pemantauan tumbuh kembang melalui layanan Posyandu.
Selain edukasi, Pertamina menyalurkan PMT bagi balita penerima manfaat berupa telur, bubur kacang hijau, dan susu.
Salah satu peserta, Romzah, mengatakan kegiatan tersebut menambah pengetahuan yang dapat diterapkan dalam keseharian. “Saya jadi lebih memahami kebutuhan gizi anak dan pentingnya rutin datang ke Posyandu untuk memantau tumbuh kembangnya. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut karena sangat bermanfaat bagi kami sebagai orang tua,” ujarnya.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, menyebut pemenuhan gizi dan edukasi kepada orang tua menjadi langkah penting untuk mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. “Kami berharap edukasi dan pemberian makanan tambahan ini dapat meningkatkan kesadaran orang tua akan pentingnya gizi seimbang sejak dini. Dengan kolaborasi berbagai pihak, kami optimistis upaya ini dapat mendukung lahirnya generasi yang lebih sehat sekaligus menekan angka stunting di Kelurahan Kota Negara,” kata Rusminto.
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel menyatakan program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, tenaga kesehatan, kader Posyandu, dan masyarakat. Inisiatif tersebut juga disebut sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya Tujuan 2 (Tanpa Kelaparan), Tujuan 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), serta Tujuan 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).