PT Pertamina Patra Niaga menggelar Bright Gas Cooking Competition (BGCC) 2026 tingkat regional di Kota Tegal, Jawa Tengah. Kegiatan ini ditujukan untuk mendorong kreativitas masyarakat sekaligus memperkenalkan penggunaan energi memasak yang dinilai aman dan andal, serta mendukung pelestarian kuliner Indonesia dan pengembangan bisnis kuliner.
Kompetisi bertema “Warisan Rasa Nusantara dari Hati” tersebut diikuti 393 peserta secara daring dan 467 peserta secara luring. Setelah proses kurasi, panitia memilih 40 finalis untuk melaju ke semifinal yang digelar langsung di panggung utama.
Area Manager Communication, Relations, and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan, menyebut BGCC tidak hanya menjadi ajang adu kemampuan memasak, tetapi juga ruang ekspresi bagi masyarakat untuk melestarikan warisan kuliner. “Bright Gas Cooking Competition bukan sekadar ajang kompetisi memasak, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus melestarikan warisan kuliner Indonesia. Kami mengapresiasi antusiasme peserta di Tegal yang telah menghadirkan berbagai kreasi masakan dengan cita rasa khas daerah,” ujarnya dalam keterangan pers, Minggu (9/8/2026).
Dalam babak semifinal, peserta ditantang mengolah hidangan menggunakan bahan rahasia berupa cumi-cumi dan udang. Seluruh masakan dimasak menggunakan Bright Gas dan dinilai oleh dewan juri profesional, yakni Chef Joko Patriot dan Chef Yuda Bustara.
Dari penilaian tersebut, Devan Andhika Saputra keluar sebagai juara pertama. Posisi kedua diraih Feli Sitta Mayasari, sementara Bobby Utomo Putra menempati peringkat ketiga. Para pemenang memperoleh hadiah uang tunai dengan total puluhan juta rupiah, tabung perdana Bright Gas 5,5 kilogram, serta seperangkat alat masak premium.
Ketiga pemenang akan mewakili Tegal pada Grand Final BGCC 2026 di Jakarta pada November. Pada tahap itu, mereka berpeluang memperebutkan hadiah dengan nilai total ratusan juta rupiah, termasuk kesempatan mengikuti Culinary Art Course di Le Cordon Bleu, Thailand.
Taufiq menambahkan, kegiatan ini juga diarahkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penggunaan Bright Gas, terutama di sektor hotel, restoran, dan kafe (HoReKa) yang membutuhkan energi memasak berkualitas, aman, dan andal.