Persija Jakarta menghadapi situasi sulit jelang laga krusial melawan Madura United di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Jumat (23/1/2026) malam. Tim berjuluk Macan Kemayoran dipastikan tampil tanpa sejumlah pilar setelah diterpa kombinasi cedera dan sanksi Komite Disiplin (Komdis) PSSI.
Dokter tim Persija, dr. Muhammad Andeansah, Sp.KO, menjelaskan salah satu absensi terberat datang dari Hanif Sjahbandi. Pemain tersebut diperkirakan membutuhkan waktu pemulihan panjang setelah menjalani operasi.
“Estimasi waktu pemulihannya bisa mencapai sekitar enam bulan. Setelah operasi, Hanif akan memasuki fase rehabilitasi intensif,” ujar dr. Andeansah, dikutip dari portal resmi Persija pada Rabu (21/1/2026).
Selain Hanif, Persija juga kehilangan tenaga Van Basty Souza yang mengalami robekan ligamen bahu. Namun, Souza disebut tidak memerlukan operasi dan diperkirakan pulih dalam waktu 3–4 minggu.
Masalah Persija tidak hanya datang dari ruang perawatan. Sejumlah pemain juga harus menepi akibat sanksi Komdis PSSI, yang berkaitan dengan rangkaian insiden pasca-pertandingan kontra Persib Bandung dan Semen Padang. Kondisi ini membuat lini serang dan pertahanan tim asuhan Mauricio Souza semakin terbatas.
Dalam daftar skorsing, Van Basty Souza juga dijatuhi larangan bermain dua pertandingan serta denda Rp75 juta akibat gestur yang dinilai tidak sopan ke arah tribun. Sementara itu, Bruno Tubarao menerima hukuman tambahan dua laga dan denda Rp10 juta karena pelanggaran serius berupa menginjak kaki lawan.
Dua nama lain, Fabio Calonego dan Ryo Matsumura, masih harus menjalani sisa hukuman yang berasal dari laga kontra Semen Padang pada Desember lalu.
Di tengah situasi darurat dengan total lima pemain absen, Mauricio Souza tetap menunjukkan ketenangan. Pelatih asal Brasil itu mengisyaratkan akan memaksimalkan peran para pemain baru yang baru didaftarkan pada bursa transfer untuk menutup kekosongan yang ada.
Dengan keterbatasan komposisi pemain, Persija dituntut mencari solusi cepat agar tetap kompetitif saat tampil di hadapan pendukungnya sendiri di GBK. Laga melawan Madura United pun menjadi ujian bagi strategi yang akan diterapkan Mauricio Souza dalam kondisi tim yang tidak ideal.

